0

Jangan Anggap Sepele Sakit Kepala, Ternyata Itu Satu dari 7 Gejala Utama Kanker Otak yang Perlu Anda Waspadai!

Penulis: Achadiyah Nurul
Jangan Anggap Sepele Sakit Kepala, Ternyata Itu Satu dari 7 Gejala Utama Kanker Otak yang Perlu Anda Waspadai!

TRIBUNJUALBELI.COM - Kanker otak termasuk salah satu jenis penyakit menakutkan yang berpotensi menyebabkan kematian.

Pria atau wanita, dewasa atau anak-anak berpotensi untuk mengalaminya.

Akan tetapi penyakit ini konon lebih rentan menyerang para pria ketimbang para wanita.

Dilansir dari laman CNN, penelitian yang dilakukan di Washington University School of Medicine mengungkapkan bahwa pria lebih rentan terserang kanker otak dan jauh lebih berbahaya dibanding wanita.

Gejala kanker otak pada umumnya sulit dikenali karena bisa sangat mirip dengan penyakit lainnya yang lebih ringan.

Itu sebabnya banyak orang yang memiliki kanker otak sering terlambat didiagnosis dan pada akhirnya, terlambat mendapatkan pengobatan.

Hal yang perlu Anda lakukan untuk mencegah penyakit ini adalah dengan menerapkan pola hidup sehat serta waspada terhadap gejala-gejala yang ditimbulkan.

7 gejala kanker otak berikut inilah yang perlu Anda waspadai seperti dikutip dari laman Hellosehat.

1. Kejang

Kejang adalah salah satu gejala kanker otak yang pertama kali muncul, terutama jika Anda tidak pernah memiliki riwayat kejang sebelumnya.

Hal ini disebabkan oleh tumor kanker yang mengiritasi otak sehingga membuat sel saraf otak bekerja tidak terkendali, dan menyebabkan anggota tubuh Anda bergerak menyentak tiba-tiba.

Anda bisa mengalami kejang hebat di seluruh tubuh, sentakan (kedutan) di bagian tubuh tertentu, kekakuan satu anggota badan, atau sensasi kaku di salah satu bagian wajah.


Kejang juga dapat berupa perubahan sensasi (penglihatan, penciuman, atau pendengaran) tanpa kehilangan kesadaran, bengong sesaat, mata mendelik sekejap, atau tanda lain yang tidak disadari penderita bahkan orang di sekitarnya.

2. Sakit kepala

Selain kejang, sakit kepala adalah gejala awal lainnya yang timbul akibat kanker otak.

Bedanya dengan sakit kepala biasa adalah untuk gejala kanker otak, rasa sakit pada kepala muncul mendadak dan terjadi terus menerus.

Selain itu rasa sakit di kepala cenderung memburuk karena tidak kunjung mempan diobati pakai obat biasa.

Sakit kepala tanda kanker otak juga seringkali terjadi saat Anda bangun pagi.

Penyebabnya adalah adanya peningkatan tekanan otak selama berbaring di tempat tidur dalam jangka waktu lama.

Tingkat keparahan sakit kepala dapat sangat bervariasi, tergantung dari besar-kecilnya ukuran tumor kanker atau seberapa cepat pertumbuhan tumor tersebut.

3. Kelemahan dan mati rasa

Setiap gerak tubuh diatur dan dikendalikan oleh otak.

Adanya tumor kanker bisa mengganggu kerja otak ini, sehingga menyebabkan tubuh kehilangan fungsi geraknya.

Kondisi lemah pada tubuh bisa terjadi di satu sisi saja atau keduanya.


Kanker otak juga bisa menyebabkan tubuh mengalami mati rasa atau kesemutan di tangan dan kaki.

Mati rasa dan kesemutan terjadi karena tumor berkembang di batang otak, tempat di mana otak terhubung dengan sumsum tulang belakang.

4. Perubahan penglihatan

Tumor otak yang menyerang atau berada di dekat saraf mata bisa menyebabkan penglihatan ganda, penglihatan kabur, dan kehilangan penglihatan bertahap.

Anda mungkin juga melihat titik-titik putih atau bentuk acang yang mengapung di jarak pandang Anda.

Namun sayangnya, kebanyakan orang tidak menyadari berbagai gangguan penglihatan ini sebagai gejala kanker otak.

Anda bahkan mungkin tidak begitu memperhatikan perubahan penglihatan mata Anda sampai Anda terus-menerus mengalami keteledoran saat beraktivitas, misalnya kejedot tembok karena salah memperkirakan jarak atau bahkan kecelakaan mobil berulang kali.

Terlebih, tingkat keparahan perubahan penglihatan ini bisa berbeda pada setiap pasien kanker, tergantung pada ukuran dan jenis tumornya.

5. Perubahan cara bicara

Bicara gagap atau terbata-bata, berbicara melantur, hingga kesulitan mengucap nama benda padahal sudah di ujung lidah adalah gejala kunci dari kanker otak lobus frontal atau temporal.

Lobus adalah area otak yang terkait dengan fungsi motorik dari pemahaman bahasa dan bicara.

6. Gangguan kognitif

Kanker otak juga bisa menyebabkan gangguan kognitif, seperti sulit mengingat, konsentrasi buruk, mudah bingung atau linglung.


Para penderita juga akan merasakan kesulitan berpikir jernih, kesulitan memproses informasi, dan kesulitan memahami apa yang orang lain katakan.

7. Kehilangan keseimbangan

Fungsi motorik dan koordinasi tubuh dikendalikan oleh batang otak.

Jika ada tumor ganas di bagian otak ini, Anda cenderung mudah untuk kehilangan keseimbangan.

Hal ini biasa ditandai dengan merasa goyah ketika berdiri, berdiri miring ke satu sisi tanpa disadari, sering jatuh, hingga sulit berjalan, terutama dalam kegelapan.

Masalah keseimbangan juga merupakan gejala silent multiple sclerosis, itu sebabnya gejala kanker otak seringkali salah didiagnosis.

Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut di atas, segera konsultasikan lebih lanjut dengan dokter. (*)