TRIBUNJUALBELI.COM - Putus cinta tentu menjadi hal yang sangat menyakitkan.
Apalagi bagi seorang perempuan.
Hubungan yang selama ini dijalaninya terasa sia-sia.
Rasa menyesal pun datang bertubi-tubi.
Rasa sakit yang dirasakan wanita saat putus cinta terjadi lebih parah dari yang dialami pria.
Para peneliti bertanya kepada 5.705 orang di 96 negara seberapa besar rasa sakit emosional dan fisik yang mereka alami setelah putus cinta dari skala 1 hingga 10 melalui survei online.
Wanita dilaporkan mengalami sakit emosional yang lebih besar – skala 6,84 dibanding pria yang hanya 6,58 – dan sakit fisik 4,21 pada wanita dan 3,75 pada pria.
Perbedaan tersebut kesannya kecil namun ternyata sangat signifikan.
Wanita lebih pemilih sehingga saat kehilangan pasangan yang sudah dianggap sempurna, mereka sakit lebih parah.
Sesakit apa pun putus cinta, wanita kuat tak boleh melalukan hal-hal bodoh ini.
1. Menjadi Teman
Saat putus, wanita tak dibolehkan untuk menjadi teman mantan kekasihnya itu.
Hal itu akan menghambat upaya move on mu.
Bagaimanapun saat dua orang telah mengakhir hubungan asmara, keduanya tak mungkin bisa menjadi teman yang baik.
Selain menghambat usaha untuk move on, menjadi teman juga bisa mengganggu kekuatan yang telah kamu bangun untuk bertahan.
2. Balas Dendam
Tak ada gunakan untuk merencanaka balas dendam usai putus cinta.
Hal itu justru akan menyakiti diri mu sendiri.
Kamu hanya disibukkan dengan rencana bodoh untuk melihatnya sakit hati.
Jika sudah begitu, maka perhatian dan pikiranmu akan terfokus pada hal itu.
Tentu hal itu menjadi merugikan dan menghabiskan banyak waktu untuk mu.
3. Kepo Media Sosial
Sebagai wanita dewasa yang putus cinta, tak benar jika kamu masih kepo media sosialnya usai mengakhir hubungan.
Hal itu akan melelahkan hati mu sendiri.
Sikap diam dan jangan posting status galau adalah hal yang harus dilakukan wanita dewasa saat putus cinta.
4. Kembali Berkomunikasi
Saat putus cinta, hal yang kerap dirasakan adalah perasaan kesepian.
Dan saat itulah, tentu ada keinginan untuk kembali menghubungi mantan kekasih.
Suatu kesalahan jika kamu masih menghubunginya saat jelas hubungan kalian telah berakhir.
Wanita dewasa akan mengalihkan perhatian pada hal-hal yang lebih bermanfaat.
Bukan malah kembali menjalin hubungan dengan tetap berkomunikasi.
5. Berharap untuk Kembali
Saat hubungan asmara berakhir sepihak, maka pihak yang merasa dirugikan pasti ada keinginan untuk bisa kembali lagi.
Namun ternyata harapan itu tak dibenarkan.
Harapan untuk kembali hanya sebuah perasaan yang tersisa.
Pasalnya saat kembali, perasaan yang ada diantara keduanya pasti akan berbeda.
Oleh karena itu, saat putus cinta atau diputus, jangan pernah berharap bisa kembali.
6. Mengubah Penampilan
Perasaan patah hati hingga depresi mungkin saja dirasakan saat putus.
Menangis semalam suntuk tentu hal yang wajar dilakukan.
Namun jika sampai mengubah penampilan hal itu merupakan tindakan yang berlebihan.
Dengan dalih tampil beda dan buang, mengubah penampilan sehari usai putus cinta merupakan hal yang tak dibenarkan.
Emosi yang masih membara lah yang membuat mu ingin mengubah penampilan.
Seperti memangkas rambut misalnya.
Jangan sampai menyesal saat menyadari jika perubahan penampilan mu didasari alasan patah hati.
Pertimbangkan matang-matang saat hendak mengubah penampilan.
Putus cinta bukan jadi alasan tepat untuk mengubah penampilan.
(TribunJualBeli.com/ Alieza Nurulita)