TRIBUNJUALBELI.COM - Kelenjar tiroid merupakan salah satu kelenjar yang terletak pada leher bagian depan di bawah jakun dan memiliki bentuk menyerupai kupu-kupu.
Kelenjar ini merupakan kelenjar penghasil hormon tiroid yang sangat penting bagi tubuh manusia.
Salah satu fungsi hormon tiroid mengatur kecepatan pembakaran energi dalam tubuh dan juga membuat protein serta mengatur respon tubuh terhadap hormon yang lain.
Kelenjar tiroid menghasilkan dua jenis hormon tiroid, yaitu : Triiodotironin (T3) dan Tiroksin (T4).
Keduanya dihasilkan oleh kelenjar tiroid dan diedarkan ke seluruh tubuh melalui darah.
Pengaturan produksi hormon tiroid ini, dipengaruhi oleh Thyroid Stimulating Hormone (TSH) yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis di otak.
Kelenjar tiroid sering dikaitkan dengan iodium yang merupakan bahan baku produksi hormon tiroid.
Dilihat dari pentingnya kelenjar tiroid pada tubuh manusia, maka jika ada gangguan pada kelenjar tiroid tentu akan berdampak signifikan pada tubuh.
Berikut merupakan gangguan-gangguan pada kelenjar tiroid serta penjelasannya.
Gangguan Struma Nontoksik (Euthyroid)
Yang dimaksud dengan struma nontoksik adalah pembengkakan kelenjar tiroid tanpa gangguan produksi hormon tiroid atau disebut juga eutiroid (hormon tiroidnya normal).
Pembengkakan ini dapat bersifat merata (difus)yang sering berkaitan dengan kekurangan asupan iodium maupun benjolan (nodul tiroid).
Penanganan pada struma difus adalah dengan pemberian hormon tiroidbuatan yang akan menekan kadar TSH dan mengurangi pembengkakannya.
Sedangkan penangananbenjolan tiroid dilakukan sesuai dengan penyebabnya, dapat dengan penyedotan cairan pada benjolan kista atau operasi pada benjolan yang padat.
Faktor risiko
Faktor risiko terjadinya kanker tiroid hampir sama dengan kanker lain, seperti merokok, obesitas, gaya hidup tidak sehat, dan lain sebagainya.
Akan tetap penderita kanker lebih sering ditemukan pada orang yang memiliki riwayat pernah terpapar radiasi yang tinggi pada saat anak-anak (misalnya terdapat riwayat pengobatan radiasi eksterna atau pernah tinggal di daerah dengan paparan radiasi yang tinggi).
Kanker tiroid juga ebih banyak ditemukan pada wanita dan usia lanjut.
Hingga saat ini belum ditemukan bukti-bukti yang kuat sebagai penyebab pasti dari kanker tiroid, namun seperti halnya kanker yang lain, faktor genetik juga dipercaya sebagai penyebab terjadinya kanker tiroid ini.
Penelitian medis lebih lanjut masih terus diperlukan untuk membuktikan hipotesa tersebut.
Tanda dan Gejala
Pada tahap awal diagnosa, kanker tiroid sering kali tidak disadari oleh penderitanya sampai teraba benjolan yang cukup besar di leher.
Suara serak dan sakit tenggorakan yang tak kunjung hilang juga perlu diwaspadai sebagai gejala awal kanker tiroid.
Kesulitan menelan dan bernafas serta adanya benjolan kelenjar getah bening di daerah leher, sering kali ditemukan jika kondisi kanker tiroid sudah lanjut.
Oleh sebab itu penting untuk memeriksa kondisi leher secara mandiri dan rutin, dan jika perlu dilakukan USG leher untuk skrining pada orang yang memiiki faktor risiko kanker tiroid untuk mendeteksi kanker tiroid sejak dini.
Jenis kanker tiroid
Berdasarkan sifatnya kanker tiroid terbagi menjadi kanker tiroid berdiferensiasi baik yang bersifat kurang agresif dan memiliki angka harapan hidup yang lebih baik jika dibandingkan dengan kanker tiroid berdiferensiasi buruk yang sifatnya lebih agresif.
Yang termasuk ke dalam golongan kanker tiroid berdiferensiasi baik ini adalah kanker tiroid jenis papiler, folikuler, maupun variasi di antara keduanya yang jumlah penderitanya meliputi 80-90% dari seluruh penderita kanker tiroid.
Sedangkan yang termasuk kanker tiroid berdiferensiasi buruk adalah kanker tiroid jenis anaplastik yang jumlah penderitanya lebih sedikit, tidak sampai mencapai 5%.
Ada beberapa lagi jenis kanker tiroid yang disebut kanker tiroid meduler yang bukan berasal dari sel tiroid, tapi berasal dari sel penunjang kelenjar tiroid.
Diagnosa Kanker Tiroid
Kanker tiroid adalah tumor ganas yang berasal dari sel tiroid yang tumbuh lebih cepat dari sel normal lainnya dan bisa menyebar ke organ lain.
Walaupun demikian, kecepatan tumbuh kanker tiroid masih lebih lambat dibandingkan dengan kanker lainnya, sehingga kanker tiroid juga sering disebut sebagai slow growing tumor.
Untuk menegakkan diagnosis kanker tiroid,selain dengan pemeriksaan fisik juga diperlukan pemeriksaan penunjang diagnostik seperti USG, CT Scan, Sidik Tiroid, atau bila perlu dilakukan Fine Needle Aspiration Biopsy (FNAB) atau Aspirasi Jarum Halus (AJH). (*)
(Nova.grid.id/Dionysia Mayang)
Berita ini sudah tayang di halaman Nova.grid.id pada tanggal 4 Februari 2018, pukul 14:00 WIB dengan judul "Suara Serak dan Susah Menelan? Bisa Jadi Gejala Kanker Tiroid! Kenali Faktanya Berikut Ini"