0

Pilkada 2018: Berikut Daftar Kekayaan Para Calon Kepala Daerah di Indonesia, dari yang Terkaya hingga yang Punya Harta 'Minus'

Penulis: Achadiyah Nurul
Pilkada 2018: Berikut Daftar Kekayaan Para Calon Kepala Daerah di Indonesia, dari yang Terkaya hingga yang Punya Harta 'Minus'

TRIBUNJUALBELI.COM - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada 2018), para calon kepala daerah wajib melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dilansir dari laman Kompas.com, tercatat sampai dengan Selasa (30/1/2018) pukul 12.00 WIB sebanyak 1.170 orang telah melaporkan harta kekayaannya.

Lantas siapakah calon kepala daerah paling ‘kaya’ dan paling 'miskin' berdasarkan laporan harta kekayaan mereka di KPK?

Jika dirunut berdasarkan jabatan masing-masing calon, dari mulai gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, dan wali kota, berikut hasilnya :

Harta Kekayaan Calon Kepala Daerah Tertinggi

Calon Gubernur Sulawesi Selatan Andi Muhammad Nurdin Halid memiliki harta kekayaan tertinggi di antara para calon gubernur lainnya.

Nurdin memiliki harta kekayaan senilai Rp 167.869.362.322.

Kemudian calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Sihar Pangihutan Hamonangan Sitorus, memiliki harta kekayaan tertinggi dari para calon wakil gubernur lainnya.

Sihar memiliki harta kekayaan senilai Rp 350.887.340.551.

Sementara itu, calon Bupati Kabupaten Langkat, Terbit Rencana Perangin-Angin, memiliki harta kekayaan tertinggi dibanding calon bupati lainnya.

Terbit memiliki harta kekayaan senilai Rp 95.153.681.298.


Kemudian calon Wakil Bupati Kabupaten Gorontalo Utara, Suhelah, memiliki harta kekayaan tertinggi dari calon wakil bupati lainnya.

Suhela memiliki harta kekayaan senilai Rp 71.441.122.643.

Wali Kota Palopo Andi Ikhzan ABD. Mutthalib, memiliki harta kekayaan tertinggi dari calon wali kota lainnya.

Andi memilki harta kekayaan senilai Rp 205.149.000.000.

Harta Kekayaan Calon Kepala Daerah Terendah

Calon Bupati Kabupaten Murung Raya, Syapuani, menjadi calon bupati dengan kekayaan terendah dari para calon bupati lainnya.

Berdasarkan laporan harta kekayaan Syapuani yang dilaporkan ke KPK, nilai hartanya minus Rp 115.172.000.

Selain Syapuani, harta calon Wakil Bupati Kabupaten Manggarai Timur, Sirajudin Paskalis, juga minus jutaan rupiah.

Dia menjadi calon wakil bupati dengan kekayaan terendah dari para calon wakil bupati lainnya.

Kekayaan Sirajudin yang dilaporkan minus Rp 94.780.996.

Sementara itu, calon Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo, menjadi calon gubernur dengan kekayaan terendah dibandingkan para calon gubernur lainnya.


Ridho memiliki harta kekayaan senilai Rp 1.001.200.098.

Kemudian calon Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, menjadi calon wakil gubernur dengan kekayaan terendah dari para calon wakil gubernur lainnya.

Abdullah memiliki harta kekayaan senilai Rp 392.682.000.

Calon Wali Kota Bau-Bau, Nur Salam, menjadi calon wali kota dengan harta kekayaan terendah dari para calon wali kota lainnya. Nur Salam, dia memiliki nilai kekayaan Rp 5 juta.

Para calon kepala daerah dengan kekayaan tertinggi dan terendah berdasarkan jabatan tersebut telah selesai verifikasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di KPK, per-30 Januari 2018.

Dari 1.170 calon kepala daerah yang melaporkan kekayannya di lembaga antirasuah, 20 calon di antaranya belum diverifikasi karena masih perlu memperbaiki laporannya. (*)