TRIBUNJUALBELI.COM - Gerhana bulan total atau super blue blood moon akan terjadi malam ini (31/1/2018).
Gerhana bulan total kali ini disebut langka karena bertepatan dengan fenomena supermoon dan blue moon.
Supermoon atau bulan super adalah keadaan bulan penuh ketika bulan berada di posisi terdekatnya dengan bumi.
Sedangkan blue moon adalah istilah yang menandakan bulan purnama (full moon) kedua dalam sebulan.
Seperti diketahui bulan purnama bulan ini sebelumnya terjadi pada 1 Januari lalu.
Fenomena langka ini belum pernah terjadi sejak 150 tahun lalu.
Di Indonesia gerhana bulan total dimulai dari jam 17.00 WIB sampai 23.00 WIB.
Sedangkan fase purnama sekitar pukul 20.30 WIB dan gerhana bulan total akan berada pada fase puncak.
Di fase purnama hingga puncak ini masyarakat Indonesia akan melihat bulan berubah warna menjadi merah.
Bicara gerhana bulan, banyak sekali mitos-mitos yang beredar di masyarakat Indonesia.
Beberapa hal seperti ibu haml yang nelihat gerhana bulan bayinya akan terlahir cacat terkadang masih dipercaya.
Benarkah itu?
Dilansir dari Ayurmantra (30/1/2018), berikut ini adalah fakta-fakta tentang gerhana bulan.
1. Menonton gerhana bulan tidak memberikan efek apapun bagi mata
Orang-orang jaman dulu sering melarang anak-anaknya untuk tidak melihat gerhana bulan dan gerhana matahari.
Alasannya melihat fenomena itu bisa merusak mata.
Tapi ternyata itu salah besar, hanya gerhana matahari yang yang berefek kerusakan sementara pada retina mata.
Sedangkan melihat gerhana bulan tak ada efeknya sama sekali untuk mata.
2. Gerhana bulan tidak berbahaya bagi kehamilan
Ibu hamil yang melihat gerhana bulan bayinya bakal terlahir cacat adalah kebohongan.
Hal itu dibuktikan dalam literatur Allopathy bahwa tak ada dampak apapun bagi ibu hamil yang melihat gerhana bulan.
3. Gerhana bulan bisa mempengaruhi mood
Gerhana bulan sering dikaitkan dengan kesehatan mental.
Hal ini memang benar karena tekanan darah dan ritme jantung cenderung naik karena gelombang air laut yang lebih tinggi dari biasanya.
4. Jumlah nyamuk bakal bertambah saat gerhana bulan
Bersiap-siaplah terkena serangan nyamuk saat gerhana bulan terjadi.
Nyamuk-nyamuk jenis Aedes, Anopheles, Culex, dan Psorophora akan bertambah jumlahnya saat gerhana bulan.
5. Bulan tidak bersinar seterang biasanya
Jika keadaan di sekitarmu terlihat lebih gelap jangan panik.
Gerhana bulan membuat cahaya yang bersinar tak seterang biasanya.
(Hanggara N.Hendrayana/TribunJualBeli.com)