TRIBUNJUALBELI.COM - Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberaniannya dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, atau pejuang yang gagah berani.
Karena pengorbanannya inilah para pahlawan patut diapresiasi.
Di Indonesia, sebagai bentuk apresiasi biasanya nama pahlawan digunakan untuk nama stadion, gedung, universitas hingga jalan.
Nama jalan menggunakan nama pahlawan tentu saja yang paling banyak kita dengar.
Sebut saja jalan jalan Sudirman, Ahmad Yani, Soekarno, RA Kartini sangat familiar di telinga kita.
Maklum saja, pahlawan-pahlawan tersebut sering kita dengar sejak duduk di bangku sekolah.
Banyaknya jumlah pahlawan nasional di Indonesia terkadang membuat kita tak mengetahuinya satu per satu.
Bahkan sebenarnya ada banyak nama pahlawan yang digunakan sebagai nama jalan tapi kita tak menyadarinya.
Mungkin kita menyadari nama jalan tersebut adalah nama pahlawan, tapi tak tahu apa pengorbanannya untuk Indonesia.
Nah, berikut ini ada 6 nama jalan yang diambil dari nama pahlawan yang jarang diketahui orang-orang.
1. RE Martadinata
Jalan RE Martadinata terdapat di banyak kota seperti Jakarta, Bandung, Bogor, Solo, Semarang hingga Banjarmasin.
Tapi tahukah kalian siapa RE Martadinata?
Raden Edy Martadinata adalah pahlawan nasional yang gugur akibat kecelakaan helikopter.
Ia adalah salah satu pemrakarsa angkatan laut Indonesia.
RE Martadinata juga sempat menjabat sebagai Panglima Angkatan Laut.
2. Basuki Rahmat
Basuki Rahmat juga sering digunakan sebagai nama jalan.
Solo, Jakarta, Palembang, Palu hingga Samarinda merupakan sedikit dari banyak kota yang menggunakan nama jalan Basuki Rahmat.
Basuki Rahmat merupakan mantan jenderal TNI.
Ia menjadi saksi sejarah penandatanganan Supersemar.
3. Juanda
Jalan Juanda digunakan di beberapa kota seperti Jakarta, Depok hingga Medan.
Juanda juga dijadikan nama bandara di Surabaya.
Pemilik nama lengkap Juanda Kartawijaya merupakan pahlawan nasional yang berjuang melalui jalur diplomasi.
Ia juga merupakan mantan perdana menteri era Soekarno.
4. Daan Mogot
Jalan Daan Mogot tentu sangat familiar bagi orang-orang Jakarta.
Daan Mogot merupakan salah satu pahlawan nasional yang gugur di usia muda.
Pria asal Manado ini meninggal di usia 27 tahun di medan perang.
Daan Mogot adalah salah satu penggagas akademi militer Indonesia.
5. Margonda
Selama ini margonda dikenal sebagai sebuah wilayah.
Padahal Margonda merupakan seorang pejuang kemerdekaan yang meninggal di usia muda.
Margonda gugur saat di Kali Bata saat melawan Inggris di tahun 1945.
6. Wolter Mongisidi
Jalan Walter Mongisidi bisa kita temui di Jakarta, Jogja hingga Jember.
Wolter Monginsidi merupakan pejuang kemerdekaan RI dari Makassar.
Ia berjuang melawan penjajahan Belanda kepada Indonesia.
Sayangnya, Ia tertangkap dan diekseuki mati pad 5 september 1949.
(Hanggara N.Hendrayana/TribunJualBeli.com)