0

Bukan Karena Suami, Ini Alasan Anggun C Sasmi Pindah Kewarganegaraan yang Membuat Hati Miris dan Ikut Kecewa

Penulis: Alieza Nurulita Dewi
Bukan Karena Suami, Ini Alasan Anggun C Sasmi Pindah Kewarganegaraan yang Membuat Hati Miris dan Ikut Kecewa

TRIBUNJUALBELI.COM - Siapa yang tak kenal sosok Anggun C Sasmi.

Dalam dunia tarik suara, nama Anggun C Sasmi telah melegenda.

Suara emasnya membuat Anggun dikenal hingga kancah Internasional.

Namun sayang, Anggun tidak lagi menjadi warga Indonesia.

Ia telah pindah kewarganegaraan menajdi warga Perancis.

Selama ini, publik pun banyak menyimpan pertanyaan terkait alasan pindah kewarganegaraan tersebut.

Banyak suara yang menyebut jika Anggun pindah kewarganegaraan karena mengikut sang suami.

Perempuan 43 tahun itu kini memang menetap di Perancis dan menikah dengan pria di sana.

Anggun telah menjalani rumah tangga ketiganya dengan sastrawan Perancis, Cyril Montana.

Anggun menikah dengan Cyril Montana sejak 2010.


Sebenarnya tak diketahui pastiĀ alasan Anggun resmi berpindah kewarganegaraan.

Namun kini semua rasa penasaran publik akan terjawab.

Anggun C Sasmi menjawab penasaran publik seputar status kewarganegaraan dalam wawancaranya bersama majalah Playboy.

Sebuah akun di Instagram @lamiscorner mengunggah beberapa potongan wawancara Anggun C Sasmi dengan Playboy, Jumat (12/1/2018).

(instagram)

Saat ditanya seberapa penting kewarganegaraan untuknya, begini jawan pelantun Snow on the Sahara ini:

"Yang aku nggak sukanya dengan pertanyaan seperti ini, kesannya banyak orang nggak tahu. Padahal aku sudah ke kanan kiri menjelaskan kenapa aku pindah kewarganegaraan.

Aku ganti kewarganegaraan karena tidak dibantu Pemerintah Indonesia. Kesuksesanku tidak dibantu sama sekali orang Indonesia. Malah banyak orang Indonesia mengkritik aku.

Sekarang aku sukses banyak orang bilang, 'Oh dia seperti kacang lupa kulitnya. Ganti kewarganegaraan.' Padahal nggak ada hubungannya sama sekali dengan itu.

Aku kadang suka menyesal memberi informasi ini, karena banyak yang menuding dan bicara yang nggak-nggak."

(instagram)

Pertanyaan kedua adalah apa ada pihak yang mempersoalkan masalah nasionalisme?

"Buat kebanyakan orang Indonesia, dan kebanyakan yang ditulis tentang kewarganegaraan, aku dibilang meninggalkan Indonesia, kawin dengan orang bule, terus sekarang sangat sudah tidak Indonesia lagi.

Buat mereka, aku sudah nggak Indonesia lagi. Padahal, apakah warna buku sekecil itu, yang ukurannya lima belas dan sepuluh sentimeter mengukur nasionalisme seseorang?" katanya.

(instagram)

Kekecewaan Anggun terhadap pemerintah Indonesia ternyata di mulai saat dia menganggap tidak mendapat dukungan.

"Aku ingin dibantu seperti misalnya dipermudah soal visa. Makanya, aku minta ke orang KBRI. Karena orang KBRI banyak fasilitas.

Jadi, aku datang ke Pak Dubes, aku tanya, Pak Dubes bisa nggak aku kasih fasilitas tertentu, supaya aku dipermudah setiap kali aku promosi ke negara-negara.

Dia hanya bilang, 'Nggak ah, nggak bisa. Wong anakku juga nggak dapat kok.' Memangnya, anaknya Pak Dubes tuh ngapain? Mereka paling sekolah di luar."

Lalu apakah Anggun mendapatkan apa yang dia inginkan dari pemerintah Perancis?

(instagram)

Ibu satu anak ini membenarkannya.

"Justru aku malah dapat penghargaan (dari pemerintah Perancis). Karena mengangkat kultur Perancis di luar. Ke balik banget. Aku setiap kali wawancara dengan wartawan luar, mengangkat nama Indonesia.


Aku bela-belain kalau ada masalah. Nah yang begitu, orang-orang nggak pernah lihat, malah bilang, 'Kok, kamu ganti warga negara sih?' Nah, masalahnya yang negara Indonesia kasih ke aku apa? Kenapa selalu akunya dituntut?"

(instagram)

Menanggapi banyaknya pro kontra terhadap status kewarganegaraannya yang berganti, apakah Anggun merasa sakit hati karena itu?

"Nggak. Cuma kaget aja. Kalau aku disinggung masalah ini kesannya dilecehkan. Dulu waktu aku pertama kali datang ke Indonesia dengan album pertama, Snow on the Sahara.

Ada wartawan ngomong ke aku pakai bahasa Inggris.Mereka pikir aku lupa bahasa Indonesia. Aku tersinggung, sakit hati. Mungkin banyak artis Indonesia yang ngomongnya setiap kali wawancara pakai bahasa Inggris.

(instagram)

Setiap dua kata pakai bahasa Inggris, atau mengakhiri kalimatnya dengan bahasa Inggris. Aku nggak!"

Pada sesi wawancara terakhir soal masalah kewarganegaraan, Anggun ditanya bagaimana Indonesia memerlakukan dirinya?

"Dan aku dituding. Karena sudah tidak tinggal di Indonesia lagi. Sudah tidak punya paspor lagi. Padahal, itu sama sekali bukan kemauan aku. Jadi, ironisnya tuh begitu.

Tapi, nggak apa-apa sih. Karena aku sekarang tidak peduli. Aku cuma peduli sama pendapat keluargaku, teman-temanku, orang-orang yang aku kenal.

Selain itu, yang mereka nggak kenal aku, terus ngritik, aku nggak mau dengar. Setiap kali lihat di situs-situs, yang mengkritik selalu orang Indonesia.

Orang Italia memuji. Orang Amerika memuji. Orang Indonesia, ya ampun, 'Videonya jelek. Fotonya jelek. Liriknya kok begitu?'


Jadi, aku selalu dikritik sama orang Indonesia. 'Kan aneh," ungkapnya.

(instagram)

(*)