TRIBUNJUALBELI.COM - "Langgengnya popularitas seseorang dalam dunia selebriti tak bisa berlangsung terus selamanya", itulah kata-kata yang sering diucapkan oleh para artis senior yang sudah tak lagi wara-wiri kaca televisi.
Penghasilan tinggi dan pamor yang melejit tentu menjadi tolak ukur keberhasilan seorang artis di Indonesia.
Lantas apa tujuan selanjutnya jika seorang artis Indonesia sudah mendapatkan segala keberhasilan yang telah mereka targetkan?
Banyak artis justru memutuskan untuk merambah dunia pekerjaan lain karena mereka berpendapat bahwa berkarir di ranah keartisan bukanlah karir permanen.
Banyaknya para artis pendatang baru yang memiliki talenta bagus juga membuat karir dan kepopuleran dari artis-artis kawakan menjadi cepat menurun.
Karena hal itulah mereka mau tidak mau harus mencari sumber penghasilan lain yang dapat dijadikan tumpuan hidup.
Dari sekian banyak bidang alternatif di luar dunia keartisan, nampaknya tak sedikit pula artis Indonesia yang mencoba peruntungan di ranah bisnis.
Artis-artis terkenal berikut ternyata juga mampu membuktikan bahwa dunia bisnis bukanlah suatu batu loncatan saja dari gemerlapnya dunia showbiz yang selama ini telah membesarkan namanya.
1. Inul Daratista
Pedangdut cantik berusia 38 tahun ini sepertinya lebih suka menekuni bisnis waralaba karaokenya yang ia rintis sejak beberapa tahun silam.
Inul Vizta merupakan bisnis karaoke miliknya dan saat ini sudah memiliki cabang lebih dari 125 outlet tersebar di seluruh Indonesia.
Tak main-main, ia juga akan berencana mengembang bisnis lain seperti garmen dan kuliner di negeri Jepang.
2. Happy Salma
Banyak yang tak tahu bahwa Happy Salma telah bekerja sama dengan seorang desainer perhiasan dari Amerika dan menamai bisnisnya Tulola Jewelry.
Happy menangani konsep kreatif dan manajemennya sedangkan sang desainer Amerika itu berfokus pada desian dan quality control.
Karya-karyanya telah banyak didistribusikan ke mancanegara dan disukai oleh konsumen luar negeri.
3. Rossa
Penyanyi asal Bandung yang juga menjadi salah satu panelis di ajang pencarian bakat terkenal di Indonesia ini memiliki bisnis yang tak jauh dari dunia musik.
Diva karaoke adalah kerajaan bisnisnya,dan sama seperti Inul Vista, karaoke waralaba ini juga memiliki berbagai cabang di Indonesia.
Tak hanya bisnis karaoke saja, ia mengembangkan ide berbisnisnya dengan merambah fashion line 'Just a Girls' yang menjual produk pakaian rancangan desainer dengan harga terjangkau.
4. Christian Sugiono
Ia berhasil menciptakan bisnis di bidang industri kreatif yang lain dari pada yang lain.
Situs MalesBanget.com (MBDC) miliknya dikenal sebagai situs-situs berita ringan yang dikemas dengan nuansa humor.
Bisnis ini dirintis sejak tahun 2003 dan sempat membuat Christian Sugiono vakum di tahun 2006.
Kini, MBDC telah sukses memikat banyak investor untuk menanamkan saham mereka di perusahaan media tersebut.
5. Syahrini
Dibalik segala kehidupanya yang fonemenal, pelantun lagu 'Sesuatu' ini juga dikenal memiliki kemampuan piawai dalam mengelola berbagai lini usaha.
Ia mendirikan Princess Syahrini Family KTV yang merupakan tempat karaoke keluarga sejak tahun 2013.
Inovasi-inovasi produk antimainstream seperti bulu mata ‘anti-badai’, celana jeans, parfum, dan masih banyak lagi mampu menarik perhatian banyak konsumen.
6. Daniel Mananta
Mantan VJ dan juga presenter acara pencarian bakat musik ini sukses menggiring mindset generasi muda tanah air untuk lebih mencintai produk dalam negeri.
Clothing line ternama 'Damn I Love Indonesia' berhasil menciptakan trend berbusana yang bersifat nasionalis.
Tak hanya untuk sekedar bisnis saja, Damn I Love Indonesia juga memiliki misi untuk memperkenalkan pamor Indonesia ke luar negeri dan abarnya penjualan pakaian tersebut sudah mulai banyak diekspor juga.
7. Tommy Kurniawan
Selain menjadi artis, duda keren satu ini juga dikenal sebagai pengusaha yang tahan banting.
Passion bisnisnya telah tumbuh semenjak ia berusia sangat belia.
Meski telah berhasil membuka bermacam-macam bisnis seperti bisnis penjualan handphone, bengkel motor, dan air minum namun usaha-usaha tersebut banyak yang ia tinggalkan.
Ia beralasan bahwa ia ingin memutarkan asetnya untuk berinvestasi ke bisnis yang lebih besar, diantara restoran Jepang di Jakarta dan Ice Cream Potong Singapore. (*)