TRIBUNJUALBELI.COM - Secangkir kopi di pagi hari mungkin akan memberi kesegaran serupa seperti berolahraga selama satu jam.
Namun dalam jumlah berlebih, kopi justru akan merugikan penikmatnya.
Dilansir dari Journal of Applied Social Psychology, terlalu banyak konsumsi kopi dapat menurunkan kepercayaan diri dan konsentrasi saat berada di bawah situasi penuh tekanan.
Hal ini tentu bertentangan dengan kepercayaan para penggila kopi.
Selain itu, menyeruput di pagi hari, menikmati secangkir kopi saat menunggu jadwal penerbangan di lounge bandar udara kerap menjadi tradisi tersendiri.
Apalagi, menengguk kopi saat ini sudah menjadi semacam gaya hidup bagi sebagian besar orang.
Kopi memang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.
Selain membuat lebih produktif, ternyata kopi pun bisa mengurangi berat badan.
Namun, tetap saja, konsumsi kopi di saat yang salah ataupun berlebihan akan mendatangkan dampak yang tidak baik, terutama bagi penderita asam lambung.
Satu lagi, dampak buruk akan muncul jika kamu meminum kopi menjelang penerbangan.
Kebiasaan minum kopi sebelum jadwal penerbangan tiba harus segera dihentikan.
Sebagian besar para ahli penerbangan menyarankan agar kopi dinikmati sesaat sebelum mencapai tujuan.
Selain itu, kabin pesawat selalu dingin dan kering yang berakibat buruk pada kulit dan sistem kekebalan tubuh.
Kafein pada kopi juga menyebabkan munculnya rasa gelisah dan efek ini akan bertambah saat seseorang berada di ketinggian.
Selain itu, minum kopi sebelum penerbangan juga dapat menyebabkan masalah pencernaan karena kopi memiliki sifat diuretik yang ringan.
Diuretik adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada suatu kondisi, sifat, atau penyebab naiknya laju urinasi.
Lalu, efek kafein akan bekerja selama 5-6 jam.
Jadi, minum kopi sebelum penerbangan bisa membuat kondisi tubuh menjadi buruk. (*)
(Grid.id)
Berita ini sudah tayang di Grid.id pada tanggal 10 Januari 2018 pukul 14:09 WIB, dengan judul "Tunda Minum Kopi Sebelum Terbang Dengan Pesawat, Ini Penjelasannya"