TRIBUNJUALBELI.COM - Siapa yang tak menggenal Facebook?
Yaa, hampir semua orang kini tau apa itu Facebook.
Menjadi salah satu platform media sosial yang cukup terkenal, Facebook telah banyak digunakan.
Tak kenal usia, bocah SD sekalipun kini sudah banyak yang mempunyai akun media sosial berlogo biru itu.
Facebook juga banyak digunakan untuk beberapa orang untuk kembali menjalin pertemanan.
Menjadi aplikasi jejaring sosial terbesar di dunia, ada banyak fakta dibalik Facebook.
Platform yang diperkenalkan oleh Mark Zuckerberg itu telah merekam berbagai bentuk data dari para penggunanya.
Dengan kata lain, tanpa disadari Facebook mengetahui banyak hal tentang kehidupan para penggunanya.
Dan lagi-lagi, tanpa disadari Facebook membuat resah para penggunanya.
Untuk itu, berikut 5 fakta seputar hal-hal yang berhasil dihimpun oleh Facebook.
5. Pengenalan Wajah
Foto yang ditandai oleh pengguna lain pada akun facebook kita maka secara otomatis akan masuk pada data milik Facebook.
Facebook memiliki bot yang disebut AI yang berfungsi untuk melakukan pola yang sesuai dengan wajah.
Alogaritma tersebut diklaim memiliki keakuratan hingga 98%.
Dengan begitu, jika ada foto kita di akun pengguna lain, maka Facebook akan memberikan arahan pada orang yang unggah foto itu untuk menandai akun pribadi kita.
Sekalipun sebenarnya kita tak kenal dengan pemilik akun yang mempunyai foto kita.
4. Facebook Messenger
Adanya aplikasi Facebook Messenger sebenarnya membuat dirimu sangat mudah diawasi.
Facebook dengan mudah mengetahu kapanpun dan di manapun kamu berada.
Sekalipun kamu telah mematikan fitur lokasi, dengan kecanggihannya Facebook masih bisa mengawasimu.
Facebook mempunyai peta digital yang telah terhubung dengan aplikasi messenger tersebut.
3. News Feed
Tak hanya soal lokasi keberadaanmu, Facebook dapat mengetahui apapun tentang kamu.
Hal itu dilihat dari fitur News Feed yang sering kamu akses.
Facebook dengan mudah mengetahui tentang dirimu dari konten apa yang kamu sukai.
Dari data yang terhimpun, Facebook akan mengeluarkan iklan yang sesuai dengan kegemaran dan apa yang sedang kamu cari.
2. Status di Facebook
Seorang psikiater dari New York University menjelaskan jika Facebook justru membuat seseorang jadi semakin kesepian.
Kemudahan akses informasi yang sedang dilakukan orang lain lah yang disebut jadi penyebabnya.
Saat melihat postingan orang lain, seseorang justru akan merasa sedih dan semakin meratapi kondisi kesepian yang sedang dirasakannya.
Bahkan berdasarkan hasil penelitian menunjukkan jika pengguna yang terus mengakses Facebook selama dua minggu maka tingkat kebahagiaan subjektifnya akan menurun.
1. Facebook menjual data pengguna
Meski Facebook menjamin keamanan dan kerahasiaan data penggunanya, namun suatu saat platform media sosial itu juga bisa menjualnya untuk kepentingan perusahaan.
Sebab yang seperti yang telah terjadi lalu, Mastercard berhasil membeli data Facebook.
Data rincian kebiasaan para pengguna Facebook dibelinya untuk mendongkrak pasar penjualan online.
(*)