TRIBUNJUALBELI.COM - Belakangan ini, bahasan tentang sewa rahim semakin hangat diperbincangkan masyarakat.
Hal ini tak lain karena pernyataan kontroversial yang dikemukakan oleh Jeremy Teti kembali mencuat.
Pada sebuah video cuplikan program acara Debat yang tayang di TV One dua tahun lalu, mantan presenter berita ini menyebutkan bahwa kaum Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT) bisa menghasilkan keturunan dengan menggunakan sewa rahim.
Seperti diberitakan laman Tribunnews.com, ia berpikir, ke depannya akan ada penyewaan rahim.
"Kita berpikir ke depan, suatu saat nanti akan ada penyewaan rahim buat kaum gay untuk menghasilkan anak. Kita berpikir untuk visi 50 tahun ke depan," ujar Jeremy Teti.
Sebenarnya, apa sih yang dimaksud dengan sewa rahim tersebut?
Dilansir dari laman Doktersehat, sewa rahim atau dalam dunia kesehatan lebih dikenal dengan ibu pengganti (surrogate mother) adalah proses yang membuat seorang wanita menyewakan rahimnya agar bisa mengandung anak dari orang lain.
Praktek sewa rahim ini seringkali dilakukan oleh pasangan yang tidak bisa mendapatkan kehamilan karena adanya masalah kesehatan tertentu.
Wanita yang menjalani proses kehamilan ini akan mendapatkan bayaran dari pasangan yang kesulitan untuk mendapatkan keturunan.
Selebriti dunia seperti pasangan Kim Kardashian dan Kanye West pun pernah melakukan praktek sewa rahim.
Cara ini sebenarnya masih menjadi kontroversi, bahkan di luar negeri pun masih banyak yang melarangnya.
Di banyak negara, sewa rahim ternyata masih dianggap sebagai tindakan kriminal meskipun di negara seperti Portugal dan Yunani, sewa rahim sudah dilegalkan.
Khusus di Indonesia, praktek ibu pengganti ini ternyata dilarang melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1992.
Khusus untuk sewa rahim yang dilakukan oleh pasangan homoseksual, ternyata ada beberapa pasangan homoseksual pria yang juga memakai sel telur dari ibu pengganti agar bisa mendapatkan kehamilan.
Memang, di beberapa negara, hal ini sudah dianggap sebagai hal yang wajar untuk dilakukan.
Namun, sekali lagi, hal ini tetap masih menjadi hal yang kontroversial apalagi di Indonesia.
Selain masih kontroversial, ternyata melakukan sewa rahim itu membutuhkan dana yang tak sedikit.
Dikabarkan untuk melakukannya dibutuhkan dana sekitar 2,2 hingga 3,2 miliar rupiah.
Hal ini berarti, tak mudah untuk melakukan sewa rahim jika kita memang bukan dari kalangan orang berada. (*)