TRIBUNJUALBELI.COM - Banyak orang di sekitar kita yang tentunya pernah menyarankan agar apabila mempunyai luka terbuka sebaiknya menghindari air.
Pantangan ini benar-benar diterapkan ketika seseorang baru saja mendapat luka basah di tubuhnya.
Tetapi, adakah fakta yang bisa menjelaskan mengapa setiap luka terbuka tidak boleh terkena air?
Agar tak menjadi informasi yang masih disanksikan kebenarannya, berikut penjelasan mengenai pantangan tersebut.
Jenis luka sendiri digolongkan menjadi dua macam, luka terbuka dan tertutup.
Yang dimaksud dengan luka terbuka adalah kondisi kulit yang tidak menyatu dan memperlihatkan jaringan dibawahnya.
Konsekuensinya, jaringan bawah kulit akan sering terpapar oleh lingkungan luar.
Resiko infeksi bisa terjadi karena adanya partikel-partikel kotoran dari lingkungan luar yang kerap menempel di luka tersebut.
Proses penyembuhan akan berlangsung lama apabila infeksi dan bakteri yang ada tak segera dibersihkan.
Merawat luka terbuka secara intensif sangat diperlukan untuk mencegah adanya infeksi dari bakteri-bakteri yang mengeluarkan zat beracun dan memperlambat proses penyembuhan.
Mengapa luka terbuka perlu dihindarkan dari sentuhan air?
Apabila Anda terluka, cepatlah untuk menanganinya dengan mencuci area luar lukanya saja menggunakan air yang mengalir.
Kelembaban pada area luka dapat mempercepat proses penyatuan kulit.
Resiko peradangan juga dapat diminimalisir oleh area lembab sehingga bekas luka yang timbul hanya sedikit.
Hindari kondisi luka yang terlalu lama basah sebab sisa-sisa air bisa menjadi sarang berbagai kuman.
Selain itu, infeksi akan menjadi lebih parah apabila banyak bakteri yang masuk pada jaringan kulit.
Segeralah mengeringkan area luka ketika sudah benar-benar dibersihkan dengan air dan tutup permukaannya menggunakan kasa perban.
Luka yang selalu dalam kondisi tertutup dan kering tentunya akan cepat mengalami proses pemulihan dan terhindar dari infeksi.
Bagian yang terluka sebaiknya jangan terlalu banyak digerakkan dan jangan pernah mengelupas bagian keraknya karena akan menganggu proses pemulihan saja.
Hal yang perlu dicatat adalah tak semua jenis luka dapat Anda tangani sendiri.
Segeralah meminta bantuan petugas medis apabila Anda mendapati beberapa tanda ini:
- luka yang terasa amat sakit ketika dibersihkan sendiri
- bagian luka terlalu lebar dan dalam sehingga memerlukan jahitan
- banyak terdapat serpihan benda seperti kerikil atau puing-puing yang sulit untuk diambil sendiri. (*)