TRIBUNJUALBELI.COM - Kim Jonghyun dikabarkan tewas di apartemennya pada Senin (18/12/2017) kemarin.
Tewasnya member SHINee tersebut dikabarkan akibat bunuh diri.
Pernyataan ini dijelaskan oleh saudaranya sendiri yaitu kakak dari Kim Jonghyun.
Cara bunuh diri oleh Jonghyun yaitu dengan memasukan briket batu bara ke dalam penggorengan yang berisi minyak mendidih.
Di Korea Selatan, briket batu bara digunakan untuk menghangatkan rumah saat musim dingin.
Sayangnya, briket batu bara sering menjadi cara orang Korea Selatan bunuh diri terutama kaum pria, pengidap depresi dan jomblo.
Sudah ada 84 kasus bunuh diri yang menggunakan briket batu bara di Korea Selatan.
Mengapa briket batu bara bisa jadi alat bunuh diri?
Seorang pakar kedokteran amerika menjelaskan jika karbon monoksida yang dipunya briket bisa menyebabkan gagalnya pernapasan.
Bunuh diri dengan menggunakan batu bara disinyalir tidak terasa sakit dan mudah sekali dilakukan.
Apalagi Korea Selatan adalah negara yang ada musim dinginnya.
Sehingga briket batu bara yang digunakan untuk tungku pemanas mudah untuk dicari.
Proses (bunuh diri dengan cara menghirup asap batubara), membuat tubuh tidak mendapat oksigen, hampir sama seperti dicekik.
Penyebab utama mengapa seseorang bisa kehilangan nyawanya dan menderita cedera saat menghirup batubara yang dibakar.
Kandungan karbonmonoksida yang ada pada batubara ternyata memiliki tingkat racun yang tinggi.
Akibatnya, organ-organ tubuh gagal berfungsi, tubuh kekurangan oksigen, dan keracunan CO.
Karbondioksida yang dihirup akan mengikat hemoglobin, molekul protein dalam sel darah merah yang membawa oksigen dari paru-paru ke organ-organ tubuh dan mengembalikan karbondioksida ke paru-paru.