TRIBUNJUALBELI.COM - Kopi luwak dikenal masyakarat dunia sebagai bahan minuman yang banyak ditemui di berbagai daerah di Indonesia.
Proses pembuatannya yang unik (diolah sedemikian rupa dari kotoran hewan luwak) memang membuat sebagian orang enggan untuk menikmatinya.
Namun bagi para penggila kopi, hal tersebut bukanlah suatu masalah mengingat rasa dan kualitasnya benar-benar patut diakui sebagai kopi mahal kelas dunia.
Jangan hanya mengetahui fakta tentang kopi luwak berdasarkan banderol harganya saja, berikut fakta-fakta menarik dari kopi termahal di dunia ini.
1. Popularitasnya meroket berkat Talkshow di TV luar negeri.
Sebelum diperkenalkan dalam acara Oprah Winfrey, tentu banyak masyarakat masih mengingat scene menarik yang memperlihatkan Jack Nicholson menawarkan kopi pada Morgan Freeman di Film "The Bucket List"
Ya, adegan tersebut mempertegas citra si kopi luwak sebagai minuman paling langka di dunia.
Tak lama kemudian penjual kopi luwak melejit sangat tinggi di pasar Eropa dan Amerika berkat pengenalan produk yang diadakan oleh Oprah Winfrey.
2. Kualitasnya ditentukan oleh 2 jenis luwak.
Pedoman untuk menentukan kualitas biji kopi terbaik adalah membiarkannya diolah (dikonsumsi, dicerna, dan dikeluarkan) oleh luwak yang hidup di alam liar.
Kualitas kopi justru akan menurun jika luwak sengaja diternak dan dikurung di kandang.
Dampak dari besarnya permintaan pasar dunia akan kopi jenis ini membuat banyak luwak dipaksa memakan biji kopi secara berlebihan dan berujung pada terganggunya kesehatan dan tingginya tingkat stress yang dialami oleh hewan liar tersebut.
Masyarakat luar negeri pun tak sedikit yang mengecam aksi kejam itu.
3. Harga percangkirnya bisa menembus USD 100.
Produksi kopi luwak per tahunnya tergolong sangat sedikit, kurang dari 1 ton.
Hal itu disebabkan oleh kemampuan seekor luwak yang rata-rata hanya bisa menghasilkan 0,2 sampai 0,4 kg biji kopi.
Tak heran jika secangkir kopi istimewa ini harus dibeli dengan harga 100 USD di Amerika.
Harga tersebut sebanding dengan kualitas minuman yang disajikan.
4. Dahulu kopi luwak hanya minuman bagi rakyat biasa
Produksi kopi luwak sudah ada sejak zaman Belanda.
Di saat itu Belanda melarang buruh perkebunan kopi untuk mengolah kopi dari kebun.
Akhirnya peraturan tersebut malah membuat para buruh mencari cara alternatif yaitu biji kopi dari kotoran luwak yang tersebar di kebun.
Dari situlah banyak masyarakat yang menyadari bahwa kopi yang berasal dari kotoran itu terasa sangat lezat.
5. Ibu pertiwi dinobatkan sebagai penghasil kopi luwak terbanyak.
Sebagian besar kopi luwak yang beredar di market internasional merupakan hasil dari olahan negara-negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Vietnam, dan Filipina.
Indonesia dinilai sebagai negara yang memiliki kondisi alam baik dan sangat cocok untuk habitat hewan luwak.
Negara kita sendiri mampu memproduksi kopi luwak hingga 200 kg per tahun.
Itulah fakta-fakta unik tentang kopi luwak, jangan sampai belum pernah mencicipi kopi luwak ya karena kopi tersebut juga merupakan bagian dari kebanggaan bangsa Indonesia. (*)