0

Begini Penjelasan Sains Kenapa Gempa Bumi Selalu Disusul Oleh Gelombang Tsunami

Penulis: ANDKP
Begini Penjelasan Sains Kenapa Gempa Bumi Selalu Disusul Oleh Gelombang Tsunami

TRIBUNJUALBELI.COM - Mengapa Indonesia sering sekali terkena Gempa Bumi?

Perlu Diketahui bahwa Indonesia itu terletak di lingkaran api pasifik.

Lingkaran Api Pasifik adalah wilayah yang sering dilanda bencana gunung berapi dan gempa bumi.

Dilansir dari wikipedia, Gempa bumi terjadi karena ada pelepasan energi dari tekanan pergerakan lempeng bumi.

Ketika terjadi pergerakan lempeng, timbul getaran yang disebut gelombang seismik.

Bagaimana lempeng bumi ini dapat bergerak?

Di bawah lapisan teratas bumi, yaitu litosfer, terdapat batuan yang jauh lebih panas, disebut mantel.

Litosfer ini merupakan batuan yang umumnya dingin dan pada kondisi yang padat dan kaku.

Sedangkan mantel memiliki energi panas, lapisan ini tidak kaku dan mengalirkan panas secara konveksi.

Akhirnya, lempeng pun ikut bergerak satu sama lain.


 

Seperti gempa yang terjadi kemarin Jumat (15/07/2017) di Tasikmalaya. Jawa Barat dengan kekuatan 7.3 SR

Gempa yang terjadi adalah gempa tektonik, gempa ini terjadi karena adanya pergeseran tektonik di dasar laut.

Gempa tektonik adalah gempa yang paling membahayakan.

Apabila kekuatan getaran yang dihasilkan sangat kuat, dapat menimbulkan banyak kerusakan atau bencana alam.

Selain itu juga bisa disusul oleh gelombang Tsunami.

Apakah semua gempa bumi pasti disusul dengan tsunami? Belum tentu.

Tsunami dapat terjadi apabila gempa berada di tengah laut dan dangkal (0-30 km), juga gempa bumi yang berpola sesar naik atau sesar turun.

Misalnya, gempa di Aceh pada 26 Desember 2004 yang berkekuatan 8,5 SR terjadi di Samudra Hindia dengan kedalaman 20 kilometer (km), dengan tinggi gelombang 10 meter.

Sedangkan gempa di Jepang pada 11 Maret 2011 berkekuatan 8,9 SR, terjadi pada kedalaman 10 km.

Gempa bumi akan terasa kuat guncangannya apabila sumber gempa dekat dengan permukaan.

Gimana Tsunami Bisa Terbentuk?


 

Tsunami terjadi karena adanya perpindahan badan air yang disebabkan oleh perubahan permukaan laut secara tiba-tiba.

Perubahan permukaan laut ini bisa disebabkan oleh gempa bumi yang berpusat di bawah laut, letusan gunung berapi bawah laut, longsor bawah laut, atau bisa jadi karena adanya hantaman meteor di laut.

Tsunami dapat merambat ke segala arah.

Selain itu, tenaga yang terkandung dalam tsunami sangat kuat dan cepat.

Bahkan di laut dalam, tsunami dapat merambat dengan kecepatan 500-1.000 km per jam, sama dengan kecepatan pesawat terbang!

Terbayang, kan, kuat dan hebatnya?