TRIBUNJUALBELI.COM - Siapa yang tak ingin hidup sehat hingga akhir hayatnya.
Namun di era sekarang ini, kesehatan menjadi hal yang sangat berharga.
Gaya hidup dan pola makan yang asal menjadi salah satu pemicunya.
Tak heran jika ada seseorang yang masih muda sudah menderita beberapa penyakit 'aneh'.
Apalagi bagi seorang wanita.
Wanita dikabarkan akan lebih rentan dalam terserang penyakit.
Dirangkum dari lama kesehatan, berikut 5 daftar penyakit yang mudah menyerang wanita:
5. Kanker Serviks
Kanker serviks menjadi penyebab kematian terbanyak pada Wanita Indonesia.
Kanker serviks adalah kanker yang muncul pada leher rahim wanita.
Leher rahim sendiri berfungsi sebagai pintu masuk menuju rahim dari vagina.
Semua wanita dari berbagai usia berisiko menderita kanker serviks.
Tapi, penyakit ini cenderung memengaruhi wanita yang aktif secara seksual.
Pada tahap awal, kanker serviks biasanya tidak memiliki gejala.
Gejala kanker serviks yang paling umum adalah pendarahan pada vagina yang terjadi setelah berhubungan seks, di luar masa menstruasi, atau setelah menopause.
Meski terjadi pendarahan, belum berarti Anda menderita kanker serviks.
Untuk memastikan penyebab kondisi Anda, segera tanyakan kepada dokter.
4. Kanker Payudara
Sama ganasnya dengan kanker Servks, kanker juga ditakuti kaum hawa.
Satu dari delapan wanita berisiko mengembangkan kanker payudara dalam hidupnya.
Kabar baiknya adalah bahwa, jumlah wanita yang didiagnosis kanker payudara mulai menurun pada tahun 2000 dan turun lagi sekitar tujuh persen pada 2002-2003.
Lindungi diri Anda dengan melakukan mammogram reguler.
American Cancer Society merekomendasikan wanita melakukan tes ini setiap tahun dimulai pada usia 45.
Selain itu, pelihara gaya hidup sehat dan berat badan ideal.
3. Lupus
Penyakit autoimun kronik ini menyebabkan kerusakan pada banyak bagian tubuh, misalnya kulit, persendian, dan organ-organ, dengan gejala yang sangat bervariasi.
Siapa pun bisa terkena lupus, tapi 90 persen penderitanya adalah wanita.
Gejalanya beragam, mulai dari nyeri atau sendi bengkak, nyeri otot, demam yang tidak diketahui sebabnya, serta ruam berbentuk kepakan kupu-kupu di wajah.
Karena gejalanya sangat bervariasi, terkadang dokter butuh waktu berbulan-bulan, bahkan setahun untuk mendiagnosis penyakit ini.
4. Anemia
Kekurangan zat besi bisa menyebabkan kadar hemogloblin dalam darah berkurang. Kondisi itu menyebabkan gejala lemah, letih, lesu, dan sulit berkonsentrasi.
Wanita, mulai dari remaja, ibu hamil, sesudah melahirkan, sampai menopause, rentan mengalami anemia.
Pola makan tinggi zat besi bisa mencegah anemia.
5. Sindrom kelelahan kronik
Sindrom kelelahan kronik adalah gangguan yang kompleks dan ditandai dengan rasa lelah ekstrem dan tidak bisa dijelaskan dengan kondisi medis lainnya.
Sindrom kelelahan ini menyerang wanita 3-5 kali lebih sering dibanding pada pria.
Wanita berusia 40-59 tahun adalah kelompok paling rentan.
Gejala utamanya adalah kelelahan, tapi juga dapat diikuti dengan nyeri otot yang tidak jelas penyebabnya, sakit kepala, pembesaran kelenjar di leher atau ketiak, serta gangguan konsentrasi.
Kondisi ini dapat menyebabkan depresi, isolasi sosial, dan sulit beraktivitas.
Hati-hati yaaa girls! (*)