0

Sering Diabaikan Perempuan, Ini Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Menggunakan Masker Wajah

Penulis: Alieza Nurulita Dewi
Sering Diabaikan Perempuan, Ini Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Menggunakan Masker Wajah

TRIBUNJUALBELI.COM - Siapa yang tak menginginkan wajah cantik berseri?

Setiap perempuan pasti menginginkan hal itu.

Berbagai cara juga dilakukan untuk mendapatkan wajah bersih.

Salah satu perawatan wajah yang kerap dilakukan perempuan adalah dengan melakukan masker wajah.

Seringnya kulit yang terkena paparan kotoran dan debu akan membuat wajah menjadi kusam dan gelap.

Karenanya, banyak perempuan yang kurang percaya diri bila memiliki kondisi seperti itu.

Nah dengan melakukan masker wajah diharapakan bisa mendapatkan wajah yang bersih bebas debu.

Namun demikian, untuk mendapatkan hasil maksimal dari penggunaan masker, kamu perlu memerhatikan hal-hal berikut ini.

Dilansir dair oprah.com, menurut Melissa Goldberg, editor fesyen dan kecantikan berikut beberapa hal yang harus diperhatikan perempuan saat melakukan masker wajah.

1. Cuci muka sebelum mengoleskan masker


 

Karena masker wajah yang dioleskan di atas kulit yang tidak bersih, berarti akan menjebak kotoran dan sisa riasan di kulit yang berpotensi masuk ke dalam pori-pori.

Plus, lapisan kotorannya membuat bahan-bahan aktif di dalam masker sulit diserap kulit.

Pemakaian masker jadi tidak efektif.

2. Masker diaplikasikan pada kulit yang kering atau basah ?

Pesan Goldberg, yang terbaik adalah mengikuti petunjuk pada kemasan.

Namun jika kemasan tidak disebutkan, beri sedikit kelembapan pada kulit dengan membilas wajah dengan air.

Sedikit kelembapan akan membantu kulit menyerap bahan-bahan di dalam masker.

"Banyak masker menyebar lebih merata dan beberapa ramuan bisa menembus dengan lebih baik saat wajah kita dalam keadaan basah dan hangat. Jadi tepat sebelum mengoleskan masker, percikan kulit dengan sedikit air hangat, "kata ahli dermatologi Boston Emmy Graber, MD.

3. Lebih lama bukan berarti lebih baik

Beberapa perempuan beranggapan, untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, maka biarkan masker menempel di wajah lebih lama.

Ternyata hal itu tak selalu benar.


 

“Sebab masker yang terbuat dari lumpur/tanah, masker berbentuk peel-off, dan masker berbentuk silicon elastis, juga yang mengandung retinol atau bahan antijerawat dapat menyebabkan kekeringan, pengelupasan, dan pembengkakan jika dibiarkan terlalu lama.

Sementara untuk yang berbahan dasar tanaman dan buah, misalnya masker alpukat atau masker tomat, semakin lama bahan aktif bersentuhan dengan kulit, semakin efektif hasilnya," kata Graber.

4. Ikuti petunjuk yang tertera pada kemasan

Untuk memastikan apakah kulit bisa mentolerir masker yang hendak dipakai, Graber menyarankan untuk mengikuti petunjuk saat pertama kali mencoba produk baru.

Kemudian secara bertahap bekerja dengan cara yang kamu ingingkan, sampai 15 menit tambahan waktu.

5. Masker digunakan hingga leher?

Beberapa perempuan juga sering bertanya-tanya, apakah masker dapat digunakan hingga ke leher, bahkan dada.

Kata Goldberg, silakan saja. Kecuali kamu memiliki kulit yang tipis dan sensitif.

Perlu diketahui, lapisan luar pada leher dan dada lebih tipis dan memiliki lebih sedikit kelenjar minyak.

Jadi mungkin cenderung bereaksi negatif terhadap bahan aktif tertentu.


 

Jika mengalami kemerahan atau iritasi di daerah leher dan dada, hindari pemakaian masker di area ini.

Hal ini karena akan memakan waktu lebih lama untuk pulih, kata Graber.

6. Masker aman untuk daerah mata dan alis

Kebanyakan masker tidak membahayakan kelopak mata dan alis.

Namun jika menggunakan jenis peel-of (pengelupasan), sebaiknya hindari daerah mata karena saat kamu melepaskannya, bisa berisiko beberapa helai alis atau bulu mata tercabut.

Tentunya kamu tak ingin hal ini terjadi, bukan?

7. Memakasi masker dengan varian yang berbeda-beda

Kamu yang memiliki jenis kulit kombinasi (ada bagian yang kering, tapi di area lain berminyak), juga yang bernonda atau berjerawat, pasti menginginkan masker yang bisa multi-tasking.

Ada beberapa orang yang memakai aneka masker berbeda varian di area wajah yang berbeda.

Hal ini juga dilakukan Kavita Mariwalla, MD, Asisten Profesor Klinis Dermatologi di Universitas Stony Brook di New York: "Saya memasang masker pemurni ke zona T berminyak saya, masker minyak pohon teh ke pipi saya untuk melawan jerawat, dan masker hidrasi di tempat lain. Jadinya semacam masker koktil.”


 

Agar kamu bisa seperti Mariwalla yang bisa menerapkan masker wajah yang berbeda ke berbagai area secara bersamaan, berikut caranya;

Jerawat

Sulfur menenangkan peradangan, tanah liat menyerap minyak berlebih, dan asam salisilat dan alfa hidroksi membuka pori-pori yang tersumbat.

Cari masker dengan bahan-bahan ini.

Perubahan warna kulit

Ekstrak licorice membantu mencerahkan kulit, sementara calendula menyembuhkan dan memperkuatnya.

Wajah kusam

Cobalah enzim buah seperti pepaya atau labu, atau algae yang mengandung hidroksi.

Kekeringan

Pilih masker yang mengandung banyak pelembab kelas berat seperti gliserin atau asam hyaluronic.

Pastikan mereka termasuk beberapa bahan pertama yang terdaftar untuk memastikan kandungannya lebih tinggi.

Selamat mencoba girls! (*)