TRIBUNJUALBELI.COM - Mungkin banyak yang bertanya, kenapa lampu lalu lintas dipilih tiga warna, merah, kuning, dan hijau?
Merah wajib berhenti, kuning hati-hati, dan hijau silakan jalan.
Saat ini, di pikiran bawah sadar kita, sudah terpatri bahwa saat di perempatan lampu merah menyala, otomatis pengendara mengaktifkan rem dan berhenti.
Lalu, menunggu sampai lampu hijau menyala untuk geber gas lagi.
Tenyata pemilihan nyala lampu tersebut tidak sembarangan.
Dilansir EduPaint, warna merah merupakan warna yang memiliki panjang gelombang paling jauh dibandingkan dengan warna-warna yang lainnya.
Merah memiliki panjang gelombang antara 630-700 nm.
Selain itu, merah juga memiliki kesan bahaya, karena warna ini identik dengan api dan darah.
Dengan jarak yang paling panjang dan terang, sehingga para pengendara dari jauh sudah bisa melihat nyala lampu tersebut.
Itulah sebabnya, merah diambil sebagai simbol berhenti.
Saat pengendara memaksa menerobos lampu lalu lintas yang menyala merah, ujungnya adalah bahaya.
Artikel ini pertama kali tayang di Otomania.com dengan judul Kenapa Berhenti Harus Disimbolisasikan dengan Lampu Merah?