TRIBUNJUALBELI.COM - Pedangdut Pemela Safitri baru saja tertimpa musibah.
Ia melaporkan asisten rumah tangganya yang berinisial Y ke Polsek Kelapa Gading.
Tindakan itu diambil Pamela setelah asisten rumah tangganya itu diduga melakukan tindak pencurian uang sebesar Rp 12,5 juta.
Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Arif Fazlurrahman membenarkan adanya laporan tindak pidana pencurian tersebut.
Menurutnya korban yang berprofesi sebagai penyanyi tersebut melaporkan asisten rumah tangganya itu karena diduga telah melakukan pencurian.
Mendapati laporan tersebut, pihaknya kemudian langsung melakukan pemeriksaan terhadap orang yang dicurigai.
Setelah melalui serangkaian pemeriksaan, akhirnya pihak berwajib mengamankan yang bersangkutan dan menahannya di Mapolsek Kelapa Gading.
Dalam kesempatan yang sama, Pamela mengungkapkan asisten rumah tangganya tersebut sudah mengambil uang dengan memanfaatkan kartu ATM miliknya yang memang selama ini sudah diketahui PIN-nya.
Asisten rumah tangga atau yang kerap disebut sebagai pembantu rumah tangga adalah sosok yang biasa membantu menyelesaikan pekerjaan rumah.
Kebanyakan majikan juga memberi kepercayaan lebih pada asisten rumah tangganya.
Seperti halnya yang dilakukan Pamela Safitri, memberikan ATM untuk keperluan berbelanja.
Namun tepatkah melakukan hal tersebut?
Dirangkum dari berbagai sumber, begini cara memilih dan memperlakukan asisten rumah tangga.
Tentukan Kualifikasi
Sebelum mencari asisten rumah tangga, terlebih dulu tentukan kualifikasi.
Asisten rumah tangga yang seperti apa yang Anda ingin.
Apa hanya untuk mengasuh anak-anak atau juga mengerjakan pekerjaan rumah.
Jelaskan deskripsi job dengan jelas
Jika Anda telah menemukan calon asisten rumah tangga, jangan lupa menjelaskan deskripsi job yang telah Anda tentukan.
Rekomendasi
Carilah sosok pembantu yang bisa membuat Anda merasa nyaman menerima kehadirannya di tengah lingkungan keluarga.
Hal itu bisa dilakukan dengan meminta rekomendasi ini dari keluarga atau teman yang dikenal.
Seleksi
Setidaknya lakukan seleksi terlebih dulu, apakah calon asisten rumah tangga Anda bisa memasak, mencuci, membereskan rumah serta memiliki pengalaman merawat bayi.
Preferensi
Pikirkan juga tentang preferensi lainnya.
Misalkan, jika Anda ingin pembantu yang dewasa, ramah tapi tenang, pertimbangkan juga usia, jenis kelamin, budaya serta kepribadiannya.
Uji interaksi
Pertemukan calon “asisten” Anda dengan keluarga dan lihat bagaimana mereka berinteraksi.
Negosiasi
Jika Anda tidak yakin berapa gaji yang pantas diberikan untuk PRT Anda, sebaiknya bicarakan hal ini dengan rekan kerja atau keluarga yang sudah berpengalaman mempekerjakan PRT di rumahnya.
Dan gaji yang Anda berikan, memang layak untuk PRT yang sanggup memegang semua pekerjaan sesuai kualifikasi yang Anda tentukan.
Kompensasi
Hal ini penting mengingat tugas dan tanggung jawab yang sudah dilakukan pembantu, harus dibarengi dengan pemberian kompensasi atau pemenuhan hak-haknya.
Dalam hal ini mencakup, kapan mereka bisa mengambi cuti, kapan waktu liburnya, tunjangan hari raya serta besaran gaji pokoknya.
Pertimbangan betul soal kompensasi ini.
Jangan beri ATM
Belajar dari musibah yang menimpa Pamela Safitri, jangan sekali-kali memberikan ATM kepada PRT.
Jika mengharuskan mereka untuk belanja, beri uang dengan jumlah yang cukup sesuai kebutuhan.
Atau jika dirasa harus memberikan ATM, tentukan nominal yang Anda berikan.
Hal ini menghindari kemungkinan buruk yang bakal terjadi.
(TribunJualBeli.com/ Alieza Nurulita)