TRIBUNJUALBELI.COM - Kebiasaan kita ketika menyantap makanan ternyata sangat mempengaruhi kondisi kesehatan juga.
Mengkonsumsi segala sesuatu haruslah ada takarannya.
Konsumsi makanan instant seperti junk food boleh-boleh saja asalkan ada batasan dalam porsi dan intensitasnya.
Pola tak sehat dalam mengkonsumsi makanan yang memanjakan lidah & mata memang bisa menggerogoti kesehatan tubuh cepat atau lambat.
Sadarkah Anda jika budaya makan beberapa makanan yang lezat berikut benar-benar harus kita hindari?
1. Makan tengah malam
Buah dan sayuran sudah cukup menjadi pengganjal perut saat lapar di malam hari.
Hindari makanan seperti es kirm, camilan manis, dan keripik yang justru akan membuat Anda susah tidur karena pencernaan masih mengolah makanan di dalam tubuh.
2. Banyak ngemil
Tingginya kandungan kalori, lemak, dan gula di dalam camilan bisa memicu kegemukan.
Mengemil secara terus menerus sepanjang hari meningkatkan resiko terkena penyaki berat seperti stroke, diabetes, hingga jantung.
3. Makan terlalu cepat
Apakah Anda merasa jika ketika menyantap makanan dengan cepat akan membuat Anda justru ingin mencoba menu yang lain?
Sebenarnya tanda rasa kenyang dikirim melalui sinyal otak baru terproses dalam 15 hingga 20 menit setelah usapan pertama.
Kebiasaan makan cepat membuat otak menjadi lamban untuk mengirimkan sinyal rasa kenyang.
4. Makan hidangan rendah serat
Berlebihan memakan makanan dengan rasa gurih dan sedikit unsur seratnya akan membuat Anda mengalami masalah gangguan pencernaan.
5. Melewatkan sarapan
Anti sarapan membuat Anda makan lebih banyak sepanjang hari.
Padahal banyak orang yang meyakini bahwa tidak sarapan dapat membantu mereka mengontrol bobot tubuh.
Kenyataannya, salah satu faktor pemicu kenaikan berat badan adalah jarang makan pagi.
6. Makan sambil berdiri
Pencernaan tidak akan dapat bekerja maksimal jika Anda mengokunsumsi makanan sembari berdiri.
Sebaliknya, jika Anda dalam posisi duduk ketika makan, hal tersebut akan membuat makanan dan minuman yang terproses di dalam pecernaaan berjalan secara normal.
Posisi badan rileks dan tenang saat duduk sangat menentukan mekanisme pengolahan makanan yang baik. (*)