TRIBUNJUALBELI.COM - Wilayah Indonesia harus masih waspada terkait kondisi cuaca ekstrem selama beberapa hari ke depan.
Melansir website BMKG, Siklon tropis merupakan badai dengan kekuatan yang besar.
Radius rata-rata siklon tropis mencapai 150 hingga 200 km.
Siklon tropis terbentuk di atas lautan luas yang umumnya mempunyai suhu permukaan air laut hangat, lebih dari 26.5 °C.
Angin kencang yang berputar di dekat pusatnya mempunyai kecepatan angin lebih dari 63 km/jam.
Perubahan cuaca hari ini di pulau Jawa sisi selatan, dan mungkin hingga tiga hari ke depan, tidak lepas dari kehadiran siklon Cempaka.
BMKG mengonfirmasi bahwa bibit siklon tersebut telah lahir menjadi siklon tropis yang kemudian diberi nama Cempaka.
Nama Cempaka diberikan bukan tanpa sebab.
Indonesia dan badan meteorologi di seluruh dunia telah punya kesepakatan dalam pemberian nama.
Setelah siklon tropis Cempaka mulai menjauh, siklon tropis baru bernama Dahlia lahir di wilayah barat Indonesia.
Siklon tersebut berada pada posisi 8.2 LS dan 100.8 BT (sekitar 470 km sebelah barat daya Bengkulu) dengan pergerakkan ke arah tenggara menjauhi wilayah Indonesia.
Munculnya siklon Dahlia tersebut akan berdampak peningkatan hujan lebat, tinggi gelombang, angin kencang dan hujan petir di sejumlah wilayah di Indonesia.
"Hujan sedang hingga lebat akan terjadi di pesisir Barat Bengkulu hingga Lampung, Banten, dan Jawa Barat bagian Selatan," kata Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati.
Angin kencang dengan kecepatan lebih dari 20 knots atau 36 km/jam akan terjadi di pesisir Barat Sumatera Barat hingga Lampung, Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat.
Gelombang laut dengan ketinggian 2.5 - 4.0 meter di Perairan Kep. Nias, Kep. Mentawai, Samudera Hindia barat Aceh hingga Kep. Mentawai.
Gelombang laut dengan tinggi 4.0 - 6.0 meter berpotensi terjadi di Perairan Enggano, Barat Lampung, Samudera Hindia barat Enggano hingga Lampung, Selat Sunda bagian Selatan, Perairan Selatan Banten, Samudera Hindia Selatan Banten.
Menurut Mulyono, posisi siklon tropis Dahlia yang berada di tengah laut juga akan membuat fenomena ini lebih awet dibandingkan Cempaka.
Hal itu terjadi karena sumber energi dari siklon berasal dari suhu muka laut yang lebih hangat.
Menurut Mulyono, siklon tropis Dahlia mungkin bisa bertahan 5-7 hari ke depan.
BMKG meminta masyarakat di daerah tersebut untuk lebih waspada, khususnya masyarakat di wilayah dataran rendah dan tinggi.
Hujan deras akan berpotensi banjir dan genangan.
Tanah longsor perlu diwaspadai bagi penduduk di dataran tinggi.
BMKG juga menghimbau masyarakat untuk tetap waspada di tengah cuaca ekstrem, khususnya masyarakat yang beraktivitas di laut.
Di samping itu, pihak BMKG juga meminta masyarakat untuk tidak berlindung di bawah pohon selama cuaca ekstrem mengingat banyaknya pohon yang tumbang akibat siklon.
(Kompas.com/Michael Hangga Wismabrata)
Berita ini sudah tayang di Kompas.com, dengan judul Ini Wilayah yang Diprediksi Terkena Dampak Siklon Dahlia di Indonesia