0

Wajib Tahu, 7 Mitos Seputar Kondom yang Kita Percaya Selama Ini Ternyata Salah, Begini Faktanya!

Penulis: Achadiyah Nurul
Wajib Tahu, 7 Mitos Seputar Kondom yang Kita Percaya Selama Ini Ternyata Salah, Begini Faktanya!

TRIBUNJUALBELI.COM - Bagi pasangan yang ingin menunda kehamilan, kondom bisa menjadi sarana untuk berhubungan seks dengan aman.

Penggunaan kondom juga dilakukan untuk mencegah penularan penyakit mematikan seperti HIV dan hepatitis.

Tapi, telah banyak mitos tentang kondom dan penggunaannya yang membuat tak sedikit orang tidak mau menggunakan alat penting ini.

Seperti dilansir dari laman Hellosehat.com, berikut ini beberapa mitos tentang kondom yang ternyata salah dan wajib kamu tahu.

1. Kondom mudah sobek

Fakta: Tidak. Untuk menghindari risiko kondom sobek, selalu cek tanggal kedaluwarsanya dan simpan di tempat aman.

Segera buang, jika kondom sudah tersimpan terlalu lama.

Saat menggunakan kondom, pastikan kamu tahu cara pemakaian yang benar: cubit ujung kondom perlahan dengan kedua jari untuk menghindari penggumpalan udara di ujungnya.

Untuk tambahan kenyamanan dan kenikmatan, teteskan sedikit pelumas di ujung kondom dan pada penis.

2. Dua lapis kondom lebih aman

Fakta: Walau terdengar masuk akal, tapi menggunakan dua kondom untuk satu kali pakai tidak menjadi untuk lebih terlindungi.

Malahan, dua kondom yang dipakai bersamaan akan menimbulkan gaya gesek yang lebih bahkan berisiko robek pada salah satu lapisan, ataupun keduanya.


Tidak hanya Anda harus menggunakan satu kondom pada satu waktu, tetapi kondom pria sebaiknya juga tidak digunakan dengan kondom wanita (untuk alasan yang sama).

3. Kondom adalah satu-satunya alat kontrasepsi

Fakta: Salah. Sebuah penelitian tentang efektivitas kondom menunjukkan bahwa, jika dibandingkan dengan tidak memakai kondom, orang-orang yang menggunakan kondom saat berhubungan seksual dapat menurunkan risiko keseluruhan penularan HIV/AIDS hingga 80-87%.

Agar mendapat jaminan perlindungan yang lebih baik, maka gunakan kondom yang dibarengi dengan metode kontrasepsi lain, seperti spiral (IUD), implan, injeksi, atau pil.

4. Vaseline bagus untuk pelumas

Fakta: Tidak. Penggunaan pelicin memang perlu sih, tapi jangan gunakan produk yang berbahan dasar minyak, seperti lotion bayi, body lotion, atau hand cream, karena minyak dapat merusak lateks.

Jika ingin menggunakan tambahan pelumas atau lotion selama menggunakan kondom, pastikan kamu mengunakan pelumas khusus kondom berbahan dasar air yang dijual di pasaran.

5. Kondom hanya untuk seks penetratif

Fakta: Tidak. Kondom memang dapat memberikan perlindungan dari penyakit seks menular, termasuk HIV/AIDS, dan kehamilan yang tidak direncanakan, tapi ternyata penyakit kelamin juga bisa menular melalui seks oral, anal, atau menggunakan mainan seks tanpa pengaman.

Bahkan dengan tidak adanya risiko penyakit kelamin, bakteri dari anus dapat dengan mudah masuk ke dalam uretra laki-laki dan menyebabkan infeksi saluran kandung kemih.

6. Ukuran kondom universal

Fakta: Kondom di pasaran tersedia dalam berbagai macam jenis dan bentuk.

Sebuah kondom pada umumnya dapat meregang hingga 45 centimeter, namun tidak semua kondom ukurannya sesuai dengan tiap orang.

Jika kondom sobek, terlepas di dalam, melorot, atau terlalu longgar sehingga terasa tidak nyaman, berarti ukuran kondom yang kamu gunakan tidak pas.


Jangan gunakan alasan “tidak muat” karena tidak ada penis yang terlalu besar untuk sebuah kondom.

7. Kondom mengurangi gairah seks

Fakta: Tak sedikit orang percaya bahwa kondom bisa mengurangi sensasi saat berhubungan seks karena dapat menghalangi sirkulasi darah.

Faktanya, tidak seperti itu. Menggunakan kondom justru akan membuat pria lebih tahan lama sebelum ejakulasi.

Ada banyak jenis kondom yang dijual di pasaran yang bisa membantu kamu dan pasangan bereksplorasi selama berhubungan seks.

Selain itu, beberapa penyakit seks menular tidak akan menunjukkan gejala fisik.

Jadi, ada kemungkinan besar bila kamu dan pasangan bisa menularkan satu sama lain tanpa kamu ketahui.

Memakai kondom adalah pilihan yang paling aman. (*)