TRIBUNJUALBELI.COM - Hari ini Kimchi menjadi topik yang banyak dicari di mesin pencarian Google.
Hal ini berkaitan dengan laman Google yang menampilkan doodle bergambar sawi, wortel, bawang putih, lobak, dan cabai.
Ternyata sayuran tersebut adalah bahan untuk membuat kimchi.
Bukan tanpa alasan, kimchi di jadikan doodle karena tepat hari ini, 22 November, adalah Kimchi Day bagi warga Korea.
Kimchi adalah asinan khas korea.
Dilansir dari berbagai sumber, kimchi disinyalir sudah ada sejak 2.000-3.000 tahun lalu.
Ada ratusan jenis kimchi, dan setiap ibu rumah tangga di Korea pasti bisa membuatnya.
Banyak warga Korea bahkan memiliki lemari pendingin sendiri khusus kimchi.
Kimchi bahkan disebut-sebut sebagai satu dari 10 makanan terenak khas Korea.
Sawi yang merupakan bahan dasar kimchi biasanya difermentasikan selama berhari-hari.
Bahkan ada kimchi yang difermentasikan selama enam bulan hingga tahun, dikenal sebagai mugeunji.
Selama ini banyak pertanyaan apakah Kimchi halal untuk di konsumsi?
Dilansir dari Tribunnews, berikut penjelasannya:
Di Indonesia, kini telah dijual Kimchi di restoran makanan Korea maupun di pusat perbelanjaan.
Menurut Director of LPP Apresisindo, Sudarsono, syarat utama produk impor ke Indonesia adalah sensor halal pada produk tersebut.
Hal itu dia katakan saat K-Food Fair 2017 di Jakarta, Selasa (14/11/2017).
"Indonesia adalah negara yang memiliki penduduk dengan mayoritas Islam, agar masyarakat dapat menjalani syariat Islam yaitu memakan makanan halal," katanya
Lanjut Sudarsono, bukan berarti hal tersebut menjadi halangan untuk para importir untuk mengimpor produk Korea masuk ke Indonesia
Namun, membuat peluang besar, agar lebih banyak masyarakat Indonesia yang dapat membeli produk khas Korea.
Tak usah khawatir, jika meragukannya, kamu bisa lho bikin kimcihi sendiri.
Cara membuat kimchi pun cukup mudah.
Berikut bahan-bahanya:
- 1 buah sawi putih segar, potong – potong
- Garam halus secukupnya
Sebelum membuat kimchi, terlebih dulu kamu harus membuat pastanya.
Berikut bahan untuk membuat pasta:
- 65 gr tepung beras
- 750 ml air bersih
- 300 gr bubuk cabai
- 250 ml kecap ikan atau sesuai selera (bisa dihilangkan jika tidak suka)
- 125 gr gula pasir
- 2 siung bawang putih ukuran besar, geprek dan cincang halus
- ½ buah bawang bombai, iris tipis – tipis
- 1 sendok makan jahe parut
- 3 buah wortel ukuran sedang, potong korek api
- 1 buah lobak segar, potong korek api
- 4 batang daun bawang, iris tipis – tipis
Cara membuat pasta:
1. Masukkan tepung beras dan air pada panci, aduk – aduk hingga rata kemudian panaskan pada kompor dan aduk – aduk kembali hingga mengental.
Tunggu hingga muncul letupan – letupan lalu matikan kompor.
Tambahkan gula pasir dan aduk hingga merata.
Diamkan hingga dingin
2. Masukkan bubur tepung yang telah dingin ke dalam baskom atau wadah.
3. Tambahkan bubuk cabai, jahe parut, kecap ikan, bawang putih, dan bawang bombay.
Aduk hingga merata.
4. Tambahkan daun bawang, lobak, dan wortel yang telah di iris – iris lalu aduk sampai rata dan sisihkan.
Cara membuat kimchi:
1. Cuci sawi dengan air yang mengalir hingga bersih
2. Lumuri sawi dengan garam setiap helai.
Pastikan semua bagian terkena garam.
Kemudian masukkan ke dalam wadah atau baskom.
3. Cuci kembali sawi yang telah dilumuri garam tadi hingga tidak ada garam yang menempel sebanyak 3 kali dan tiriskan.
4. Bumbui sawi dengan pasta yang telah kamu buat tadi hingga rata.
5. Masukkan sawi ke dalam toples atau tempat kedap udara, jangan di isi sampai penuh.
6. Diamkan sawi selama 2 hari pada suhu ruangan.
Kimchi siap untuk dihidangkan.
Perlu diperhatikan, jangan masukkan kimchi langsung ke dalam lemari es sebelum terjadi proses fermentasi.
Setelah proses fermentasi selesai, baru simpan ke dalam lemari es.
Selamat mencoba!
(TribunJualBeli.com/ Alieza Nurulita)