TRIBUNJUALBELI.COM - Siapa yang tak tahu produk dari raksasa teknologi, Apple?
Selalu saja ada antusias di setiap launching produknya.
Bahkan banyak orang yang tak ragu untuk rela mengantre panjang dan berhari-hari untuk mendapatkan karya dari Steve Job tersebut.
Beberapa dari mereka secara mengejutkan memberi pernyataan bahwa produk yang mereka tunggu dan akan dibeli itu bukanlah suatu kebutuhan yang mendesak.
Pernahkah kalian pernah menemui fenomena seperti itu yang terjadi di antara orang-orang sekelilingmu?
Jika iya, hal apa yang memicu rasa obsesi besar terhadap suatu produk, terlebih kepada Apple?
Ternyata ada penjelasan ilmiah dibalik fenomena sepeti itu.
Ini 4 alasan mengapa sebagian orang bisa begitu terobsesi dan royal dengan produk teknolohgi yang bernama Apple.
1.Selalu trend dan menjadi pioner dalam spesifikasi
Menurut penelitian di tahun 1984, evolusi Apple dinilai paling maju.
Apple menjawab kebutuhan masyarakat akan produk yang tak memiliki image "berlebihan" dan memiliki fungsi yang maksimal.
2. Menanamkan konsep unik
Di setiap peluncuran produknya, Apple mengenalkannya dengan cara yang luar biasa.
Memperkenalkan berbagai spesifikasi dengan cara yang memikat dan mengubungkannya dengan semua kelenbihan pengguna.
Cara tersebut memberikan pengaruh ke para fansnya seakan Apple memang produk yang memiliki karakter yang sama dengan mereka.
3. Membentuk komunitas yang kuat dan besar
Suatu komunitas sangat diperlukan oleh perusahaan sebagai sarana memasarkan produk mereka.
Apple dinilai cukup sukses memberikan mindset dan simbol dari lifestyle dan keunikan karakter dari brandnya
Hal yang menarik lainnya ialah, pihak marketing dari Apple sendiri bertugas sebagai media yang menyediakan informasi terbaru dan beberapa keuntungan khusus lainnya sebagai anggota komunitasnya
4.Visi yang sama
Menyatukan pemikiran bukanlah hal yang mudah, tetapi Apple mampu melakukan hal tersebut.
Ini merupakan suatu strategi branding yang sangat berhasil.
Suatu produk yang memiliki image kuat dapat dilihat dari kecintaan penggunanya dengan brand tersebut. (*)