Ada berbagai macam acara atau seminar untuk membahas bagaimana cara melakukan clossing ketika penjualan properti
Tetapi sayangnya tidak sedikit yang hanya memiliki sifat umum dan normatif.
Memang, sebagai penjual tantangan terbesar yang akan kita miliki ialah meyakinkan calon pembeli.
Apalagi, untuk bisnis properti, menjual properti yang bukan barang murah tentu bukan menjadi hal yang mudah.
Mulai dari awal perkenalan hingga akhir, kita harus benar-benar membawa suasana senang pada calon pembeli.
Ada beberapa cara ringkas yang dapat kita gunakan agar bisa meyakinkan hati konsumen ketika akan melakukan pembelian properti.
Bila kamu memiliki profesi sebagai agen properti, cara ini bisa kamu terapkan.
1. Menghubungi Kembali Saat Memperoleh Permintaan
Saat kamu memperoleh permintaan entah sms atau pun telepon, lebih baik kamu menelepon balik konsumen tersebut.
Bahasa verbal akan lebih efisien jika dibandingkan dengan sekedar membahas secara tertulis.
Penjelasan secara tertulis tidak akan terlihat ada penekanan penjualan ke konsumen
Kamu harus selalu menempatkan diri sebagai konsultan marketing.
Nantinya akan diketahui sebenarnya apa yang dibutuhkan konsumen, mulai dari hal-hal yang berkaitan dengan spesifikasi bangunan hingga harga.
2. Cara Bayar
Mengapa langsung masuk ke cara bayar? Jika bertemu pembeli potensial, segera tanyakan cara bayar kepadanya.
Hal ini seperti memberikan solusi bagaimana cara melakukan pembayaran. Namun lebih baik kamu memiliki analis sehingga akan menghitung beban pengeluaran calon konsumen.
3. Jangan Serakah
Hindari sifat serakah saat melakukan penjualan.
Jangan terlalu mengejar target, contohnya agen hanya menjual sebesar-besarnya, agar mendapatkan komisi yang besar, namun pada akhirnya ada banyak unit yang tidak terjual.
Lebih baik kamu membuat target penjualan yang jelas, tentukan hitung-hitungan harga, penjualan pun harus lebih fleksibel. (Bintang/Rumahku.com)