TRIBUNJUALBELI.COM - Putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu kini telah resmi menjadi istri dari Muhammad Bobby Afif Nasution.
Pernikahan besar nan sederhana telah mereka gelar di Gedung Graha Saba Buana di Solo, Jawa Tengah pada Rabu (8/11/2017).
Pria 26 tahun ini adalah adalah anak dari mantan Direktur Utama PTPN IV almarhum Erwin Nasution.
Saat datang ke Solo, Bobby didampingi oleh beberapa anggota keluarganya, di antaranya ibu, paman, kakak, serta keluarga yang lain.
Ada satu anggota keluarganya yang menyedot perhatian karena perannya selama pernikahan Bobby di Solo.
Dialah kakak Bobby yang bernama Inge Amalia Nasution.
Baca juga : Kebaya Harga Murah Meriah? Ini Pilihan Terbaiknya!
Inge bahkan menjadi juru bicara keluarga Bobby saat menggelar jumpa pers usai prosesi siraman di Hotel Alila, Solo, Selasa (7/11/2017).
Inge memang memiliki paras yang rupawan, ini juga didukung dengan fashionnya yang modis.
Anggota DPRD Sumatera Utara ini kerap membagikan potret-potret kesehariannya di akun Instagram pribadinya @ingenst.
Dari foto yang ada, bisa diketahui pakaian Inge begitu modis dan fashinable.
Gayanya simpel tapi bisa tampak mewah, yuk cek fashion yang dia pakai.
Gayanya saat bertandang ke luar negeri nggak norak, teteap bersahaja tapi tampak mahal!
Gaya berhijabnya ini pun menambah keanggunan wajahnya yang teduh.
(TribunStyle.com/Delta Lidina)
Terkuak, Ini Dia Alasan Mengapa Pernikahan Kahiyang - Bobby Dilaksanakan pada Hari Rabu
Prosesi midodareni dalam rangkaian pernikahan Putri Joko Widodo, Kahiyang Ayu, dilaksanakan pada Selasa (7/11/2017) pukul 19.00 di kediaman pribadi Jokowi.
Prosesi ini adalah rangkaian acara yang dilakukan setelah ritual siraman yang berlangsung pada hari yang sama pukul 08.00.
Untuk prosesi utama, yaitu ijab kabul dan resepsi, akan dilaksanakan pada Rabu (8/11/2017) di Gedung Graha Saba Buana, Solo.
Hariyanto, kakak kedua Iriana Jokowi yang sekaligus panitia acara pernikahan tersebut, memaparkan bahwa hari Rabu terpilih sebagai hari pelaksanaan pernikahan karena alasan biaya.
"Hari Rabu dipilih karena tarif gedungnya murah. Kalau hari Sabtu dan Minggu itu mahal. Rabu dipilih bukan karena alasan khusus atau karena ada perhitungan tertentu dalam tradisi Jawa," ujar Haryanto.
Selain itu, Haryanto juga menuturkan bahwa kondisi gedung di luar hari Rabu sudah penuh dengan pesanan hajatan lainnya.
"Ini juga dapatnya hari Rabu. Selain hari itu penuh, sudah banyak yang pesan gedungnya. Hari Minggu lalu saja masih dipakai pernikahan orang lain," lanjutnya.
(Kompas.com)