0

Ketahuilah, 3 Hal Inilah yang Ternyata Bikin Pria Hilang Selera Seksual terhadap Wanita

Penulis: Achadiyah Nurul
Ketahuilah, 3 Hal Inilah yang Ternyata Bikin Pria Hilang Selera Seksual terhadap Wanita

TRIBUNJUALBELI.COM - Bercinta bukan sebatas aktivitas menyenangkan untuk dilakukan bersama suami atau istri Anda.

Namun, bercinta juga merupakan ekspresi terdalam perasaan cinta antar masing-masing pasangan.

Sayangnya, menciptakan proses bercinta yang berkesan bukan sesuatu yang mudah.

Sebab, ada beberapa hal-hal yang perlu diperhatikan demi kenyamanan bersama.

Menurut Archives of Sexual Behaviour, saat wanita telah bergairah, mereka melupakan hal-hal yang biasanya membuat mereka merasa jijik dan hilang selera terhadap hasrat apapun.

Namun, kondisi serupa tidak berlalu pada pria.

Pasalnya, meski gairah seksual sedang tinggi, pria tetap merasa jijik atau mual terhadap segala sesuatu yang biasanya membuat mereka hilang selera terhadap apapun.

Sebenarnya, apa saja sih yang membuat pria kehilangan selera seksual?

Berikut uraiannya:  


1. Aroma tubuh

Pada studi yang dipublikasikan oleh Evolution and Human Behaviour,menjelaskan bahwa pria sangat memerhatikan aroma tubuh pasangannya, terutama saat sedang memulai “petualangan” mengasyikan di atas ranjang.

Aroma tubuh yang kurang sedap bisa menurunkan gairah bercinta hingga titik nol.

Sebab, menurut DeAnna Lorraine, aroma tubuh merefleksikan ketidakmampuan seseorang dalam mengurus diri sendiri.

Nah, representasi tersebutlah yang membuat pria hilang selera untuk bercinta dengan Anda.

2. Nafas tidak segar

Sebelum bercinta, pastikan gigi dan aroma nafas dalam kondisi baik atau setidaknya tidak bau, terutama jika pada sore harinya Anda mencamil makanan mengandung bawang.

Sebab, aroma bawang mengirimkan visualisasi hal-hal kurang menyenangkan pada otak pria.

Penjelasaan ini pernah dibahas dalam studi yang digelar jurnal Apetite, aroma bawang dan seks adalah dua hal yang bertentangan.


3. Suara urine

Jika Anda ingin buang air kecil sebelum bercinta, sangat disarankan untuk menutup kamar mandi sehingga jangan sampai suara urine yang keluar terdengar oleh suami Anda.

Menurut Lorraine, pria memiliki fantasi mengenai vagina wanita.

Jadi, ketika mereka mendengar suara urine dan kenyataan ada hal lain yang mengalir dari miss cherry Anda, maka hasrat seksualnya langsung menurun drastis.

Oleh karena itu, jangan lupa menutup pintu saat pipis dan biarkan suami Anda memiliki fantasi seksual paling liarnya terhadap Anda. (Kompas.com/Lusina)

Ternyata Seks Oral Bisa Menyebabkan Kanker Lidah, Mulut dan Tenggorokan! Begini Penjelasannya!

TRIBUNJUALBELI.COM - Risiko seks oral dalam menularkan penyakit menular seksual seperti sipilis dan HIV memang lebih rendah.

Namun tetap saja, seks oral tidak seaman yang dibayangkan sebab ternyata bisa memicu kanker lidah dan mulut.

Bagaimana bisa?

Seks oral rupanya menjadi salah satu pintu masuknya human papiloma virus (HPV).


National Health Service di Inggris menyatakan, 90 persen orang yang aktif secara seksual akan terpapar HPV dari berbagai strain.

Ada puluhan strain atau jenis HPV yang kini telah diketahui.

HPV yang masuk umumnya bisa hilang sendiri dari tubuh dalam kurun waktu 2 tahun.

Namun, pada 2-3 persen individu, HPV bisa tetap tinggal di tubuh, menginfeksi sel skuamosa, dan akhirnya memicu mutasi sel yang ujungnya adalah kanker.

Baca : Deretan Health and Beauty Yang Akan Membuatmu Semakin Sehat!

Kaitan HPV dengan kanker mulut, lidah, dan tenggorokan terbukti lewat puluhan penelitian.

Ulasan di jurnal JAMA Oncology pada 2017 merupakan salah satu publikasi yang mengulasnya, menyatakan bahwa kanker oral dan lidah dipicu oleh jenis HPV 16.

Hampir semua kasus infeksi HPV yang ada di mulut disebabkan oleh seks oral.

Risiko terinfeksi HPV dan terkena kanker mulut, lidah, dan tenggorokan akan lebih besar jika terus berganti-ganti pasangan dalam hubungan seks.

Lantas, bagaimana mencegahnya?


Tentu, bukan berarti seks oral dilarang. Rajiv Sani dalam publikasinya di Journal of Pharmacy & Bioallied Sciences tahun 2011 mengatakan,

"Secara umum, penggunaan penghalang tipis saat seks oral bisa mengurangi risiko penularan HPV dan infeksi menular seksual lainnya."

Penghalang bisa berupa kondom.

Di sini, kondom berfungsi mengurangi risiko kontak mulut dengan alat kelamin dan cairan yang dikeluarkannya.

Cara lain adalah memastikan tak memiliki luka mulut, sariawan, dan gusi berdarah saat melakukan seks oral.

Vaksin HPV juga akan membantu.

Meski harus membayar agak mahal, siapa pun perlu mengupayakannya untuk meminimalkan risiko kanker.

Ingat, kanker mulut, lidah, dan tenggorokan bisa menimpa siapa pun tanpa pandang bulu.

Statistik saat ini menunjukkan, kasus kanker mulut, lidah, dan tenggorokan yang terkait HPV dua kali lebih besar pada pria daripada wanita.

Penderita pria paling umum adalah pada heteroseksual berumur 40-50-an.


Pada pria homoseksual, kasus lebih rendah.

(Kompas.com/Yunanto Wiji Utomo)

Artikel ini sebelumnya telah tayang di Kompas.com dengan judul : Awas, Seks Oral Bisa Memicu Kanker Lidah, Mulut, dan Tenggorokan