BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Ternyata ada beberapa barang yang dipercaya memberikan energi negatif menurut kepercayaan feng shui.
Hal itu akan menghambat keberuntungan, keharmonisan hingga kesehatan bagi penghuninya.
Tanpa disadari barang-barang ini menumpuk di sekitar rumah loh.
Bila rumah terasa tidak nyaman, akan memicu energi tidak seimbang yang berasal dari benda-benda ini.
Baca Juga: 5 Tanamah Pembawa Hoki Menurut Fengsui yang Bisa Jadi Kado saat Imlek 2026
Melansir dari Homes and Gardens, berikut ini 3 benda yang pembawa sial di rumah.
1. Tanaman kering
Tanaman hidup melambangkan pertumbuhan, kesegaran, dan vitalitas. Namun, tanaman yang layu, kering, atau mati justru memiliki makna sebaliknya.
Dalam feng shui, tanaman mati dianggap sebagai simbol stagnasi, kelelahan energi, dan terhentinya perkembangan.
Keberadaan tanaman kering dapat menghambat aliran chi positif di dalam rumah.
Tanaman tidak terawat juga memengaruhi suasana psikologis penghuni rumah, membuat ruangan terasa suram dan kurang hidup.
Solusi terbaik adalah segera membuang tanaman mati dan menggantinya dengan tanaman segar yang sehat.
Jika tidak sempat merawat tanaman hidup, lebih baik tidak menaruh tanaman sama sekali dibanding membiarkannya mati perlahan.
2. Cermin menghadap tempat tidur
Cermin memang berguna, tetapi peletakannya tidak boleh sembarangan.
Dalam feng shui, cermin yang langsung menghadap tempat tidur dipercaya dapat memantulkan energi secara berlebihan.
Akibatnya, penghuni kamar bisa merasa gelisah, sulit tidur nyenyak, dan sering mengalami pikiran negatif.
Pantulan tubuh saat tidur juga dianggap memperkuat kecemasan bawah sadar.
Maka dari itu untuk menciptakan energi yang lebih tenang, hindari menempatkan cermin menghadap tempat tidur.
Jika tidak memungkinkan memindahkannya, cermin bisa ditutup saat malam hari.
3. Benda retak, pecah atau rusak
Barang pecah seperti piring retak, gelas sumbing, furnitur terkelupas, atau dekorasi rusak sering dianggap masih “bisa dipakai”.
Namun dalam feng shui, benda-benda ini melambangkan ketidaksempurnaan, konflik, dan ketidakstabilan energi.
Semakin lama dibiarkan, semakin kuat simbol energi negatif yang dipancarkan. Idealnya, barang rusak segera diperbaiki atau dikeluarkan dari rumah.
Menunda perbaikan sama artinya dengan menunda perbaikan dalam aspek kehidupan lain.
Rumah yang dipenuhi benda rusak dipercaya dapat memicu hambatan rezeki dan ketidaklancaran urusan.