TRIBUNJUALBELI.COM - Menjelang Hari Raya Idulfitri, tradisi mudik kembali menjadi momen yang paling dinanti para perantau.
Pulang ke kampung halaman bukan sekadar perjalanan jauh, tetapi kesempatan berharga untuk berkumpul bersama keluarga dan melepas rindu setelah lama berjauhan.
Pada tahun 2026, mobilitas masyarakat diperkirakan meningkat signifikan.
Untuk membantu masyarakat pulang dengan aman dan hemat biaya, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan bersama pemerintah daerah kembali menghadirkan program mudik gratis.
Fasilitas yang disediakan pun beragam, mulai dari ratusan armada bus hingga layanan kereta api tanpa biaya.
Namun, perjalanan panjang sering kali menguras energi.
Mulai dari perjalanan menuju titik keberangkatan, antrean, hingga waktu tempuh berjam-jam dapat membuat tubuh mudah lelah dan rentan mengalami masuk angin.
Karena itu, menjaga kondisi tubuh tetap prima menjadi hal penting agar momen berkumpul di kampung halaman tetap maksimal.
Sebagai bentuk dukungan, Bejo Jahe Merah kembali berpartisipasi dalam program Mudik Gratis yang digelar Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah.
Tahun ini, sebanyak lebih dari 16.000 pemudik diberangkatkan menuju 35 kota dan kabupaten di Jawa Tengah menggunakan 320 bus.
Head of OTC, Women Health and Natural Wellness Category PT Bintang Toedjoe, Andry Mahyudi, menyampaikan bahwa keikutsertaan ini merupakan komitmen untuk hadir di momen penting masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tubuh yang tetap fit selama perjalanan sangat penting agar pemudik bisa menikmati waktu bersama keluarga tanpa gangguan kesehatan.
Dalam kegiatan ini, Bejo Jahe Merah membagikan puluhan ribu paket kepada peserta melalui kampanye “Silaturahmi Jangan Putus, Masuk Angin Bejo Yang Urus”. Dukungan tersebut diharapkan membantu menjaga tubuh tetap hangat dan bugar sepanjang perjalanan.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dalam acara pelepasan di TMII Jakarta juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama perjalanan. Ia berharap para pemudik bisa sampai tujuan dengan selamat, menikmati kebersamaan bersama keluarga, dan kembali bekerja dalam kondisi sehat setelah Lebaran.
Tak hanya menyediakan arus mudik, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menyiapkan program arus balik gratis pada 27–28 Maret 2026. Program ini memungkinkan para pemudik kembali ke kota asal kerja tanpa biaya dengan pendaftaran secara daring.
Program ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan sektor swasta sangat membantu masyarakat agar dapat mudik dengan aman, nyaman, dan sehat.
Peserta mudik sendiri mayoritas merupakan pekerja sektor nonformal di Jakarta, seperti pedagang dan pekerja harian. Salah satu peserta, Muhammad Jaelani asal Pemalang, mengaku program ini sangat membantu, terutama karena biaya transportasi biasanya melonjak saat mendekati Lebaran.
Selain pembagian produk, suasana di lokasi keberangkatan juga dibuat meriah melalui berbagai aktivitas interaktif seperti permainan dan kuis yang menambah semangat para pemudik sebelum berangkat.
Bejo Jahe Merah dikenal mengandung jahe merah alami yang membantu meredakan gejala masuk angin seperti kembung, mual, dan badan tidak enak. Kandungan aktif seperti gingerol, shogaol, dan zingerone memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi. Ditambah dengan kurma sebagai sumber energi alami, produk ini membantu menjaga tubuh tetap hangat dan bertenaga selama perjalanan.
Melalui kampanye tersebut, diharapkan para pemudik bisa menjalani perjalanan dengan nyaman, tetap sehat, dan langsung menikmati kebersamaan dengan keluarga setibanya di kampung halaman. (*)