BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) melalui Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur kembali menggelar program Mudik Gratis Tahun 2026.
Program tahunan ini disiapkan untuk membantu masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman saat momen Lebaran dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya.
Tahun ini, Pemprov Jatim menyiapkan kuota hingga 11.000 penumpang yang akan diberangkatkan melalui jalur darat dan laut.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono, menyampaikan bahwa pelaksanaan mudik gratis 2026 merupakan arahan langsung dari Gubernur Jawa Timur sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap keselamatan masyarakat saat arus mudik.
Pendaftaran direncanakan dimulai awal Maret melalui jalur online dan offline, dengan pengumuman resmi yang akan disampaikan melalui media sosial.
Tekan Angka Kecelakaan 3–5 Persen
Program ini rutin digelar setiap tahun sebagai salah satu strategi menekan angka kecelakaan lalu lintas selama masa angkutan Lebaran.
Penggunaan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh, masih menjadi salah satu penyumbang angka kecelakaan yang cukup tinggi.
Melalui program ini, pemerintah menargetkan penurunan penggunaan kendaraan pribadi sekaligus menekan angka kecelakaan.
Pada periode angkutan Lebaran tahun sebelumnya, program mudik gratis mampu menurunkan angka kecelakaan sekitar 3 hingga 5 persen.
Dengan penyediaan transportasi massal yang layak dan terorganisir, risiko kecelakaan diharapkan dapat ditekan secara signifikan serta membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur utama mudik.
Baca Juga : Program Mudik Gratis BTN 2026 Resmi Dibuka, Ini Detail Kuotanya
Kuota 11.000 Penumpang, Bus dan Kapal Laut
Dari total 11.000 peserta, sekitar 8.000 penumpang akan diberangkatkan menggunakan bus, sedangkan 3.000 lainnya difasilitasi melalui angkutan laut gratis.
Keberangkatan bus dilakukan dari Surabaya menuju berbagai daerah di Jawa Timur.
Selain itu, tersedia pula rute dari Jakarta untuk memfasilitasi warga asal Jawa Timur yang merantau dan ingin kembali ke kampung halaman.
Program ini juga menyediakan layanan mudik menggunakan kapal laut.
Untuk jalur darat, disiapkan 200 unit bus yang terdiri atas 25 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), 100 bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), serta 75 bus dari stakeholder atau mitra pendukung.
Rute bus mencakup berbagai daerah di Jawa Timur, termasuk rute khusus dari Jakarta guna memfasilitasi perantau asal Jatim.
Fasilitas Angkut Sepeda Motor
Selain penumpang, tersedia fasilitas pengangkutan sepeda motor secara gratis dengan kuota terbatas sebanyak 200 unit.
Kuota angkut motor diperuntukkan bagi pemudik dengan tujuan Madiun, Ponorogo, Magetan, Tulungagung, Jember, dan Banyuwangi.
Skemanya, pemudik akan diberangkatkan menggunakan bus, sementara sepeda motor diangkut dengan truk.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menekan angka kecelakaan sepeda motor yang relatif tinggi saat musim mudik.
Dengan skema tersebut, pemudik tetap dapat menggunakan sepeda motor di kampung halaman tanpa harus mengendarainya dalam perjalanan jarak jauh yang berisiko.
Baca Juga : Program Mudik Gratis Pemkab Tangerang 2026 Resmi Dibuka, Kuota 2.800 Penumpang
Jadwal dan Cara Pendaftaran
Pendaftaran Mudik Gratis Jatim 2026 dibagi dalam dua tahap, yakni online dan offline.
Pendaftaran online dibuka pada 2–5 Maret 2026.
Pendaftaran offline dimulai 8 Maret 2026.
Sementara pendaftaran angkutan laut dilakukan melalui situs resmi Pemprov Jatim sebelum 8 Maret 2026.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi terkait teknis pendaftaran, persyaratan, serta jadwal keberangkatan melalui situs resmi dan media sosial Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur.
Program ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal, terutama oleh warga kurang mampu dan para perantau yang ingin merayakan Hari Raya bersama keluarga di kampung halaman dengan aman dan selamat.