BLOG,TRIBUNJUALBELI.COM - Bulan Ramadhan menjadi momen istimewa bagi umat Muslim.
Aktivitas ibadah seperti salat tarawih, tadarus, hingga persiapan mudik sering membuat rumah ditinggalkan dalam waktu tertentu.
Kondisi ini kerap dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan jika keamanan rumah kurang diperhatikan.
Agar ibadah tetap tenang dan nyaman, berikut tujuh cara menjaga keamanan rumah selama bulan Ramadhan yang bisa diterapkan:
Baca Juga : 6 Tips Simpel Menata Ulang Ruangan Rumah Jelang Puasa Ramadhan
1. Gunakan Lampu Otomatis atau Timer
Rumah yang gelap gulita dalam waktu lama bisa menimbulkan kecurigaan bahwa tidak ada penghuni.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, gunakan lampu otomatis atau timer yang dapat menyala pada jam-jam tertentu.
Selain meningkatkan keamanan, pencahayaan yang cukup di area teras, garasi, dan halaman juga membantu lingkungan sekitar tetap terang dan lebih aman.
2. Periksa dan Pastikan Semua Akses Terkunci
Periksa dan Pastikan Semua Akses Terkunci
Langkah paling dasar namun sering diabaikan adalah memastikan seluruh pintu dan jendela terkunci dengan baik.
Gunakan kunci tambahan atau pengaman ganda pada pintu utama.
Jangan lupa periksa pintu belakang, ventilasi, serta akses kecil lainnya yang berpotensi menjadi celah masuk.
Kebiasaan memeriksa ulang sebelum berangkat tarawih atau bepergian jauh sangat penting untuk meminimalkan risiko pembobolan.
3. Batasi Informasi Rencana Mudik di Media Sosial
Membagikan informasi rencana mudik secara terbuka di media sosial sebaiknya dihindari.
Informasi mengenai tanggal keberangkatan dan lamanya rumah ditinggalkan bisa dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab.
Lebih bijak membagikan momen perjalanan atau kebersamaan keluarga setelah kembali ke rumah.
4. Pasang CCTV atau Sistem Keamanan Tambahan
Teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perlindungan rumah.
Pemasangan CCTV memungkinkan pemantauan kondisi rumah secara langsung melalui ponsel.
Selain itu, alarm keamanan atau sensor gerak juga bisa menjadi lapisan perlindungan tambahan.
Keberadaan kamera pengawas kerap menjadi efek jera bagi pelaku kejahatan karena risiko terekam dan mudah dilacak.
5. Titipkan Pengawasan kepada Tetangga Terpercaya
Baca Juga : 5 Cara Membuat Area Ibadah di Rumah Lebih Nyaman Saat Ramadhan
Hubungan baik dengan tetangga menjadi salah satu sistem keamanan alami yang efektif.
Informasikan jika rumah akan ditinggalkan dalam waktu tertentu dan mintalah bantuan untuk memantau kondisi sekitar.
Tetangga juga dapat membantu mengambil paket, memindahkan kendaraan, atau sekadar memastikan rumah tetap terlihat aktif.
6. Amankan Barang Berharga dan Dokumen Penting
Simpan barang berharga seperti perhiasan, uang tunai, serta dokumen penting di tempat yang aman.
Penggunaan brankas menjadi pilihan yang cukup efektif untuk perlindungan tambahan.
Jika memungkinkan, hindari menyimpan seluruh barang bernilai tinggi di satu lokasi yang mudah ditemukan.
7. Periksa Instalasi Listrik dan Gas Sebelum Pergi
Keamanan rumah bukan hanya soal pencurian, tetapi juga potensi bahaya kebakaran.
Pastikan seluruh peralatan elektronik yang tidak digunakan sudah dicabut dari stop kontak.
Periksa kondisi kompor dan tabung gas agar tidak terjadi kebocoran.
Langkah sederhana ini penting untuk mencegah risiko korsleting atau kebakaran saat rumah dalam keadaan kosong.
Keamanan rumah yang terjaga akan memberikan rasa nyaman, sehingga momen Ramadhan dan Lebaran dapat dirayakan tanpa kekhawatiran.
(eno/TribunJualBeli.com)