BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Membersihkan rumah merupakan rutinitas penting untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan penghuni.
Rumah yang bersih tidak hanya enak dipandang, tetapi juga membantu mencegah berbagai masalah kesehatan akibat debu dan kuman.
Namun tanpa disadari, masih banyak orang melakukan cara bersih-bersih rumah yang keliru.
Alih-alih membuat rumah semakin bersih, kesalahan ini justru bisa membuat kotoran menyebar atau kebersihan tidak bertahan lama.
Agar tidak salah langkah, berikut tiga cara bersih-bersih rumah yang keliru dan sebaiknya dihindari:
Baca Juga : 4 Cara Efektif Membersihkan Rumah Sebelum Dijual agar Cepat Laku
1. Membersihkan dari Bawah ke Atas
Salah satu kesalahan paling umum adalah membersihkan rumah dari bagian bawah terlebih dahulu, seperti lantai, baru kemudian membersihkan meja, lemari, atau rak.
Cara ini justru membuat debu dan kotoran dari bagian atas jatuh kembali ke lantai yang sudah dibersihkan.
Akibatnya, lantai harus dibersihkan ulang dan pekerjaan menjadi tidak efisien.
Cara yang benar adalah membersihkan dari atas ke bawah.
Mulailah dari langit-langit, rak, atau furnitur tinggi, lalu akhiri dengan membersihkan lantai.
2. Menggunakan Lap atau Alat yang Kotor
Banyak orang terus menggunakan lap atau spons yang sudah kotor untuk membersihkan berbagai area rumah.
Padahal, alat yang kotor justru dapat memindahkan kuman dan debu dari satu tempat ke tempat lain.
Lap yang tidak dicuci secara berkala juga bisa menimbulkan bau tidak sedap dan menjadi sarang bakteri.
Akibatnya, permukaan rumah terlihat bersih, tetapi sebenarnya masih menyimpan kuman.
Sebaiknya bilas dan peras lap secara rutin saat membersihkan rumah.
Jika sudah terlalu kotor, gantilah dengan lap bersih agar hasil pembersihan lebih maksimal.
Baca Juga : 10 Cara Efektif Membersihkan Rumah Pasca Banjir
3. Menggunakan Cairan Pembersih Secara Berlebihan
Kesalahan lain yang sering terjadi adalah menggunakan cairan pembersih terlalu banyak dengan harapan rumah menjadi lebih bersih.
Padahal, cairan yang berlebihan justru bisa meninggalkan residu lengket di permukaan.
Residu ini membuat debu lebih mudah menempel dan permukaan rumah cepat terlihat kotor kembali.
Selain itu, penggunaan cairan berlebih juga bisa merusak material tertentu, seperti kayu atau keramik.
Gunakan cairan pembersih sesuai takaran yang dianjurkan.
Dengan dosis yang tepat, permukaan rumah akan lebih bersih, aman, dan tahan lama.
Hindarilah tiga cara bersih-bersih rumah yang keliru di atas, kebersihan rumah bisa lebih terjaga dan aktivitas membersihkan rumah menjadi lebih efisien.
(Eno/TribunJualBeli.com)