BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Gaya arsitektur art deco dikenal sebagai salah satu aliran desain yang memiliki karakter kuat dan tak lekang oleh waktu.
Muncul sejak awal abad ke-20, gaya ini masih banyak diminati hingga kini karena tampilannya yang elegan, artistik, dan berkelas.
Di Indonesia, rumah bergaya art deco banyak dijumpai pada bangunan lama di kawasan perkotaan.
Meski terkesan klasik, desain art deco tetap mampu menyatu dengan konsep modern jika dipadukan secara tepat.
Berikut 6 ciri khas rumah art deco yang perlu diketahui:
Baca Juga : Pilihan Cerdas di Kota Besar, Ini 5 Ciri Rumah Compact yang Fungsional
1. Bentuk Geometris yang Tegas
Ciri paling menonjol dari rumah art deco adalah penggunaan bentuk geometris yang kuat dan tegas.
Garis lurus, zig-zag, hingga pola simetris sering mendominasi tampilan bangunan.
Elemen ini memberikan kesan kokoh, rapi, dan modern pada masanya.
Bentuk geometris tersebut biasanya terlihat jelas pada fasad rumah, jendela, hingga detail interior.
2. Fasad Simetris dan Berkarakter
Rumah art deco umumnya memiliki fasad yang simetris dan tampak seimbang.
Penempatan pintu, jendela, serta ornamen dibuat selaras antara sisi kanan dan kiri bangunan.
Kesimetrisan ini menciptakan kesan elegan sekaligus ikonik.
Tak jarang, bagian depan rumah juga dilengkapi elemen vertikal yang mempertegas tampilan bangunan.
3. Ornamen Dekoratif yang Artistik
Meski dikenal dengan garis tegas, rumah art deco tetap kaya akan ornamen dekoratif.
Namun, hiasan ini tidak berlebihan, melainkan tampil sederhana dan artistik.
Ornamen biasanya berbentuk pola geometris, relief garis, atau motif berulang yang ditempatkan pada dinding, pilar, dan plafon.
Elemen dekoratif ini menjadi daya tarik utama yang membedakan art deco dari gaya lainnya.
4. Penggunaan Material Berkualitas
Baca Juga : Fungsional dan Modern, Ini 5 Keuntungan Memiliki Rumah Compact
Ciri khas lain rumah art deco adalah penggunaan material yang kokoh dan berkualitas, seperti beton, besi tempa, kaca patri, dan kayu solid.
Material tersebut tidak hanya berfungsi sebagai struktur, tetapi juga menjadi elemen estetika.
Kaca patri dengan pola geometris sering dimanfaatkan untuk menambah kesan mewah dan artistik.
5. Warna Netral dan Elegan
Rumah art deco identik dengan warna-warna netral seperti putih, krem, abu-abu, dan cokelat.
Warna ini memberikan kesan bersih, elegan, dan timeless.
Pada beberapa bagian, warna emas, hitam, atau perak kerap dijadikan aksen untuk menonjolkan detail tertentu.
Perpaduan warna ini membuat rumah art deco terlihat mewah tanpa kesan berlebihan.
6. Plafon Tinggi dan Kesan Luas
Banyak rumah art deco dirancang dengan plafon yang tinggi, sehingga ruangan terasa lebih lega dan sejuk.
Desain ini juga mendukung sirkulasi udara serta pencahayaan alami yang lebih optimal.
Plafon tinggi sering dipadukan dengan lampu gantung bergaya klasik atau geometris yang memperkuat nuansa art deco di dalam rumah.
Kombinasi tersebut menjadikan rumah art deco tampil ikonik dan tetap relevan hingga saat ini, baik sebagai hunian maupun bangunan bernilai sejarah.
(Eno/TribunJualBeli.com)