0

Jarang Disadari, Ini 3 Penyebab Karburator Motor Mudah Kotor

Penulis: eno tjb
Jarang Disadari, Ini 3 Penyebab Karburator Motor Mudah Kotor

BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Karburator masih banyak digunakan pada motor keluaran lama dan motor harian yang mengutamakan kemudahan perawatan.

Meski dikenal tangguh, komponen satu ini sering menjadi sumber masalah ketika kondisinya kotor.

Karburator yang kotor dapat membuat performa motor menurun, mesin brebet, susah langsam, hingga boros bahan bakar.

Sayangnya, banyak pemilik motor yang hanya membersihkan karburator tanpa mengetahui penyebab utamanya, sehingga masalah kerap berulang.

Agar tidak salah langkah, berikut 3 penyebab karburator motor mudah kotor yang jarang disadari:

Baca Juga : Ini 3 Tips Merawat Karburator Vakum agar Usia Pakai Lebih Panjang

1. Filter Udara Jarang Dibersihkan atau Sudah Rusak

Salah satu penyebab utama karburator cepat kotor adalah filter udara yang kotor atau rusak.

Dalle
 
 
Dijual Motor Bekas, Honda PCX, Tahun 2022, Surat Lengkap, Istimewa - Jakarta Utara
Rp 11,000,000.00
dki-jakarta

Fungsi filter udara adalah menyaring debu, pasir, dan partikel kecil sebelum udara masuk ke ruang pembakaran.

Jika filter udara penuh kotoran, aliran udara menjadi tidak optimal.

Bahkan dalam kondisi tertentu, debu bisa lolos dan masuk ke karburator.

Akibatnya, bagian spuyer dan saluran bahan bakar mudah tersumbat.

Filter udara yang robek atau sudah getas juga tidak mampu menyaring udara dengan baik.

Oleh karena itu, membersihkan filter udara secara rutin atau menggantinya sesuai usia pakai menjadi langkah penting untuk menjaga kebersihan karburator.

2. Kualitas Bahan Bakar Kurang Baik

Kualitas Bahan Bakar Kurang Baik

Penggunaan bahan bakar berkualitas rendah juga menjadi pemicu karburator cepat kotor.

Bensin dengan kandungan kotoran atau air dapat meninggalkan endapan di dalam karburator.

Endapan ini lama-kelamaan akan menumpuk dan menyumbat spuyer, membuat suplai bahan bakar ke mesin tidak lancar.

Efeknya, motor terasa brebet saat digas, susah dihidupkan, dan tenaga menurun.

Selain itu, kebiasaan membiarkan motor terlalu lama tidak digunakan dengan bensin masih tersisa di karburator juga bisa memicu pengendapan.

Bensin yang menguap akan meninggalkan residu yang sulit dibersihkan jika dibiarkan terlalu lama.

Baca Juga : Teknologi Lawas vs Modern, Inilah 4 Kekurangan Motor Karburator di Era Sekarang

3. Tangki Bahan Bakar Kotor atau Berkarat

Penyebab lain yang sering luput dari perhatian adalah kondisi tangki bahan bakar.

Dalle
 
 
Dijual Motor Bekas, Yamaha Mio Soul GT, Tahun 2014, Lengkap Istimewa - Jakarta Utara
Rp 4,300,000.00
dki-jakarta

Tangki yang kotor atau berkarat dapat menjadi sumber utama kotoran yang masuk ke karburator.

Serpihan karat atau endapan kotoran dari tangki akan ikut terbawa aliran bensin menuju karburator.

Meski terdapat saringan bensin, partikel halus tetap berpotensi lolos dan masuk ke dalam sistem.

Jika dibiarkan, karburator akan cepat kotor meskipun sudah sering dibersihkan.

Membersihkan tangki secara berkala atau mengganti filter bensin menjadi solusi agar masalah ini tidak terus berulang.

Dengan perawatan rutin dan penggunaan bahan bakar yang tepat, karburator bisa lebih awet dan performa motor tetap optimal.

Jangan menunggu motor bermasalah, lakukan pengecekan sejak dini agar aktivitas berkendara tetap nyaman dan aman.

(Eno/TribunJualBeli.com)