0

4 Risiko Bisnis Akibat Menggunakan Jasa Akuntan yang Tidak Kompeten

Penulis: eno tjb
4 Risiko Bisnis Akibat Menggunakan Jasa Akuntan yang Tidak Kompeten

BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Dalam menjalankan bisnis, pengelolaan keuangan memegang peran yang sangat penting.

Banyak pelaku usaha mempercayakan pencatatan dan pelaporan keuangan kepada jasa akuntan agar bisnis berjalan lebih tertata dan sesuai aturan.

Namun, jika salah memilih dan menggunakan jasa akuntan yang tidak kompeten, dampaknya justru bisa merugikan bisnis secara serius.

Berikut ini empat risiko bisnis yang dapat terjadi akibat menggunakan jasa akuntan yang tidak kompeten dan perlu diwaspadai oleh pelaku usaha:

Baca Juga : Bisnis Lebih Rapi dan Aman, Ini 6 Keuntungan Menggunakan Jasa Akuntan

1. Laporan Keuangan Tidak Akurat

Laporan Keuangan Tidak Akurat

Risiko paling umum adalah laporan keuangan yang tidak akurat.

Akuntan yang kurang kompeten sering melakukan kesalahan pencatatan, pengelompokan akun, hingga perhitungan laba rugi.

Akibatnya, data keuangan yang dihasilkan tidak mencerminkan kondisi bisnis yang sebenarnya.

Laporan keuangan yang tidak akurat dapat menyesatkan pemilik usaha dalam mengambil keputusan, seperti menentukan strategi bisnis, ekspansi, atau penghematan biaya.

2. Masalah Pajak dan Risiko Sanksi

Akuntan memiliki peran penting dalam pengelolaan pajak perusahaan.

ABI Consulting
 
 
Jasa Konsultan Pajak Dan Akuntansi Termurah - Sidoarjo
Rp 500,000.00
jawa-timur

Jika ditangani oleh akuntan yang tidak kompeten, risiko kesalahan pelaporan pajak menjadi lebih besar.

Mulai dari salah hitung pajak, keterlambatan pelaporan, hingga ketidaksesuaian data dengan laporan keuangan.

Kesalahan ini dapat berujung pada sanksi administrasi, denda, bahkan pemeriksaan pajak yang merugikan waktu dan reputasi bisnis.

Baca Juga : Jangan Tunggu Rugi, Ini 5 Alasan Jasa Akuntan Penting Sejak Awal Usaha

3. Arus Kas Bisnis Tidak Terkontrol

Arus Kas Bisnis Tidak Terkontrol

Pengelolaan arus kas yang buruk merupakan risiko serius lainnya.

Akuntan yang tidak memahami manajemen keuangan dengan baik sering gagal memantau pemasukan dan pengeluaran secara detail.

Akibatnya, bisnis bisa mengalami masalah likuiditas meski secara penjualan terlihat berjalan baik.

Arus kas yang tidak terkendali dapat menyebabkan keterlambatan pembayaran operasional, gaji karyawan, hingga utang usaha.

4. Menurunnya Kepercayaan Investor dan Mitra

Laporan keuangan yang tidak rapi dan tidak profesional dapat menurunkan kepercayaan investor, perbankan, maupun mitra bisnis.

Iska
 
 
Jasa Konsultasi Masalah Akuntansi Keuangan - Ponorogo Jawa Timur
Rp 532,000.00
jawa-timur

Ketika data keuangan sulit dipahami atau sering berubah, pihak eksternal akan meragukan kredibilitas dan transparansi bisnis.

Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menghambat peluang kerja sama, pendanaan, atau pengembangan bisnis.

Oleh karena itu, pelaku usaha perlu lebih selektif dalam memilih jasa akuntan.

Akuntan yang kompeten, berpengalaman, dan profesional bukan hanya membantu pencatatan keuangan, tetapi juga menjadi mitra penting dalam menjaga kesehatan dan pertumbuhan bisnis.

(Eno/TribunJualBeli.com)