BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Membersihkan motor secara rutin memang penting untuk menjaga tampilan tetap bersih dan nyaman digunakan.
Namun, masih banyak pemilik motor yang keliru dalam merawat beberapa bagian, salah satunya jok motor.
Banyak yang mengira membersihkan jok dengan sabun akan membuatnya lebih bersih dan harum.
Padahal, kebiasaan ini justru berisiko merusak material jok dalam jangka panjang.
Sebagian besar jok motor menggunakan bahan kulit sintetis atau vinyl yang memiliki karakter berbeda dengan bodi motor.
Material ini membutuhkan perawatan khusus agar tetap lentur, tidak mudah rusak, dan nyaman digunakan.
Berikut beberapa alasan mengapa jok motor tidak disarankan dibersihkan menggunakan sabun:
Baca Juga : 4 Cara Sederhana Melindungi Jok Motor dari Cakaran Kucing
1. Kandungan Sabun Dapat Merusak Lapisan Pelindung Jok
Jok motor umumnya dilapisi coating atau lapisan pelindung yang berfungsi menjaga permukaannya tetap halus dan tidak mudah retak.
Sabun, terutama sabun cuci piring, deterjen, atau sabun serbaguna, mengandung bahan kimia yang cukup keras.
Jika sering digunakan, lapisan pelindung jok dapat terkikis secara perlahan.
Akibatnya, permukaan jok menjadi kusam, terasa kasar, dan tampak lebih cepat menua.
Dalam jangka panjang, jok akan kehilangan tampilan aslinya dan terlihat tidak terawat, meski sebenarnya usia pemakaian belum terlalu lama.
2. Membuat Jok Cepat Kering dan Mudah Retak
Sabun memiliki sifat menghilangkan minyak dan kelembapan alami pada permukaan jok.
Ketika minyak alami ini terus terkikis, jok menjadi kering dan kehilangan elastisitasnya.
Kondisi ini semakin parah jika motor sering diparkir di bawah terik matahari.
Jok yang terlalu kering akan lebih mudah retak, pecah-pecah, bahkan mengelupas.
Kerusakan seperti ini umumnya sulit diperbaiki dan sering kali membuat pemilik motor harus mengganti jok lebih cepat dari seharusnya.
Baca juga : 5 Tips Memilih Bahan Jok Motor yang Nyaman dan Tahan Lama
3. Menyisakan Residu yang Membuat Jok Licin dan Tidak Nyaman
Sabun yang tidak dibilas dengan sempurna dapat meninggalkan residu di permukaan jok.
Residu inilah yang membuat jok terasa licin saat diduduki, terutama ketika terkena air hujan atau keringat.
Jok yang licin tentu mengurangi kenyamanan dan bisa memengaruhi kestabilan posisi duduk saat berkendara.
Selain itu, sisa sabun juga berpotensi menarik debu dan kotoran lebih cepat, sehingga jok justru terlihat kotor kembali dalam waktu singkat.
Dengan perawatan yang tepat dan sederhana, jok motor dapat tetap bersih, awet, dan nyaman digunakan dalam jangka panjang tanpa perlu sering mengganti.
(Eno/TribunJualBeli.com)