BLOGTRIBUNJUALBELI.COM - Pernah nggak sih kamu langsung menekan tombol starter begitu kunci motor diputar ke posisi "ON"?
Kalau iya, sebaiknya hentikan kebiasaan ini mulai sekarang, terutama jika motor yang kamu pakai sudah menggunakan sistem mesin injeksi.
Banyak orang tidak sadar bahwa motor injeksi memiliki proses pengecekan otomatis setiap kali kunci diputar.
Pada instrumen panel, akan terlihat berbagai indikator seperti speedometer, indikator bahan bakar, dan satu indikator khusus berwarna oranye.
Nah, lampu oranye ini bukan sekadar hiasan.
Fungsinya adalah mendeteksi kondisi komponen penting di motor.
Ketika motor mengalami masalah, lampu indikator akan memberikan kode kerusakan lewat pola kedipan;
- 7 kali kedipan > masalah pada Engine Oil Temperature atau Engine Coolant Temperature.
- 8 kali kedipan > masalah pada sensor Throttle Position.
Jenis dan jumlah kedipan ini berbeda-beda tergantung kerusakannya.
Kalau kondisi motor normal, lampu indikator akan menyala sebentar lalu mati dengan sendirinya.
Itulah kenapa kamu tidak disarankan langsung menekan starter.
Biarkan dulu lampu indikator menyala, lakukan pengecekan sekilas, dan tunggu hingga lampu tersebut mati.
Setelah itu, barulah motor siap dinyalakan.
Dengan kebiasaan ini, kamu bukan hanya menjaga performa motor tetap prima, tapi juga bisa mencegah kerusakan komponen yang berujung pada biaya perbaikan besar. (*)
(Andrakp/Blogtribunjualbeli.com)