0

Tak Hanya Sebagai Pereli, Ini Pekerjaan Calon Suami Alexandra Asmasoebrata. Keturunan Orang Kaya?

Penulis: Alieza Nurulita Dewi
Tak Hanya Sebagai Pereli, Ini Pekerjaan Calon Suami Alexandra Asmasoebrata. Keturunan Orang Kaya?

TRIBUNJUALBELI.COM - Setelah Subhan Aksa melamar Alexandra Asmasoebrata pada Oktober tahun ini, rencananya acara akad nikah akan berlangsung pada Januari 2018 mendatang.

Sekitar 3 bulan lagi, pesta resepsi juga bakal digelar setelah akad nikah.

Jika nama Alexandra Asmasoebrata sudah tak asing lagi, maka beberapa orang pasti bertanya tentang sosok calon suami Andra, Subhan Aksa.

Subhan Aksa ternyata juga seorang pereli atau yang lebih dikenal sebagai pembalap.

(tribunnews)

Selain sebagai pereli yang membawa bendera Bosowa Corporation dengan Mitsubishi Motors, Subhan juga dipercaya memimpin bisnis milik keluarganya.

(Baca: Deretan Motor Balap yang Bika Kamu Beli dengan Harga Miring)

Si bungsu kelahiran Ujungpandang (Makassar), 11 Oktober 1986 tersebut kini menjadi CEO Bosowa Berlian Motor (group automotive Bosowa).

Bosowa Berlian Motor adalah main dealer Mitsubishi Motors di Indonesia Timur.

Meski sibuk berbisnis, pria lulusan Business Administration dari University of Hertfordshire, United Kingdom, ini tak bisa melupakan kecintaannya pada balap reli yang sudah digemarinya sejak masih kecil.

Sama seperti ayah dan kakak-kakaknya, dia juga terlibat dalam sejumlah organisasi, seperti IMI an Himpunan Pengusaha Muda Indonesia.

Lulusan University of Hertfordshire Inggris, jurusan Business Administration, tahun 2007 ini juga pernah menjabat sebagai Vice Chairman of Indonesia Student Council, Hatfield, United Kingdom.


 
Skill Ubang di dunia otomotif yang beberapa menjuarai reli kelas nasional, kawasan, dan dunia sepertinya juga tak kalah dari Andra.

Sang calon istri beberapa kali tercatat menyabet juara ajang balap gokart nasional dan dunia.

Prestasi Andra di dunia balap menurun dari ayahnya yang juga pebalap.

Andra memulai debutnya di ajang balap gokart sebagai kadet 60 cc pada usia 12 tahun.

Pada umur 13 tahun, ia mulai pindah ke kelas ber-cc lebih besar, yaitu 125 cc, bahkan ia sampai ke ajang setingkat ASEAN.

Berkat penampilannya Andra kemudian ditawari untuk masuk ke arena balap internasional.

Dia diikutsertakan dalam kualifikasi Formula BMW Scholarship pada tanggal 27 hingga 29 Februari 2004 di Spanyol.

Inilah mulanya alumnus Fakultas Komunikasi, Universitas Paramadina itu masuk dalam dunia balap mobil formula.

Pada tahun 2007, selain mengikuti kejuaraan Karting (gokart), Andra juga mengikuti kejuaraan Formula Renault Asia.

Bertepatan Hari Kartini, 21 April 2007, saudara kandung dari Elly W, Ahmad Z, Aldino Asmasoebrata tersebut menerima penghargaan dari MURI (Museum Rekor Indonesia) yang diberikan karena prestasinya sebagai pembalap perempuan pertama Indonesia.

(blogspot)

 
Pada kancah internasional Andra pun tercatat sebagai pembalap wanita pertama di Asia.

Selain sebagai pebalap, ternyata Andra kini bekerja sebagai news anchor sport di salah satu stasiun televisi Indonesia.

 (TribunJualBeli.com/ Alieza Nurulita)