BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Banyak pemilik motor, khususnya motor yang memiliki radiator sering menganggap air radiator hanyalah air biasa untuk mendinginkan mesin.
Padahal, perannya jauh lebih banyak daripada yang terlihat.
Air radiator atau coolant dirancang khusus untuk menjaga suhu kerja mesin tetap stabil dan mencegah overheat.
Senyawa kimia yang terdapat di dalamnya juga berfungsi sebagai proteksi pada bagian sistem pendingin.
Sayangnya, masih banyak pengendara motor yang kurang memerhatikan kondisi air radiator, bahkan beberapa ada yang menggantinya dengan air keran biasa.
Kelalaian ini dapat memperpendek usia mesin dan menimbulkan biaya perbaikan yang mahal.
Yuk, kenali apa saja fungsi penting air radiator pada motor, agar kita semakin peduli merawatnya!
1. Menjaga Suhu Mesin Tetap Stabil
Fungsi utama air radiator adalah menyerap panas berlebih dari blok mesin, lalu melepaskannya melalui kisi-kisi radiator.
Proses ini memastikan suhu mesin tetap berada di kisaran optimal.
Mesin yang selalu bekerja di suhu ideal akan memliki performa lebih baik, konsumsi bahan bakar lebih efisien, dan umur komponen lebih panjang.
Tanpa radiator yang bekerja baik, motor bisa cepat overheat.
BACA JUGA: 4 Motor Bekas Yamaha Aerox Tahun 2018-2021, Cek Harganya per Juli 2025
2. Melindungi Komponen Mesin dari Karat
Coolant radiator bukan hanya air biasa, tetapi mengandung zat aditif anti karat dan anti korosi.
Zat ini mencegah timbulnya karat pada saluran pendingin mesin dan radiator.
Jika karat dibiarkan, hal ini bisa menyumbat jalur sirkulasi air.
Sistem pendingin yang bersih membuat aliran air tetap lancar.
BACA JUGA: Kenapa Oli Gardan Motor Matic Berwarna Putih? Ini Penyebabnya
3. Mengoptimalkan Efisiensi Bahan Bakar
Suhu mesin yang ideal berkat pendinginan radiator membuat pembakaran lebih sempurna.
Pembakaran yang sempurna membuat tenaga mesin lebih stabil dan konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien.
Motor pun terasa lebih responsif saat gas ditarik, terutama di kodisi stop and go seperti di perkotaan.
Selain itu, mesin yang tidak cepat panas juga membantu menjaga komponen injektor atau karburator tetap bersih dan bekerja optimal.
Air radiator pada motor bukan sekadar cairan pendingin, tetapi memiliki banyak fungsi penting untuk melindungi performa mesin.
Selalu gunakan coolant khusus, bukan air keran, dan lakukan penggantian sesuai rekomendasi pabrikan.
Perawatan sederhana ini dapat menjaga mesin motor tetap sehat, bertenaga, dan jauh dari risiko overheat. (*)
(Ilham/Tribunjualbeli.com)