0

7 Cara Merancang Rumah yang Efisien dan Mudah Dibersihkan

Penulis: eno tjb
7 Cara Merancang Rumah yang Efisien dan Mudah Dibersihkan

BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Menciptakan rumah yang nyaman bukan hanya soal estetika dan gaya desain, tetapi juga menyangkut aspek kepraktisan dan kemudahan dalam perawatan.

Rumah yang mudah dibersihkan akan sangat membantu terutama bagi penghuni dengan jadwal padat, keluarga dengan anak kecil, atau lansia yang memerlukan hunian yang rapi dan sehat tanpa harus menguras tenaga setiap hari.

Perencanaan desain yang matang sejak awal dapat menghemat waktu dan biaya dalam jangka panjang.

Berikut tujuh cara merancang rumah yang efisien dan mudah dibersihkan tanpa mengorbankan fungsi dan nilai keindahannya:

Baca Juga : Jaga Kebersihan! Ini 6 Trik Ampuh agar Rumah Bebas dari Debu

1. Mengadopsi Desain Interior Terbuka (Open Space)

Mengadopsi Desain Interior Terbuka

Rancangan rumah dengan konsep terbuka atau open space menjadi pilihan ideal untuk menciptakan kesan lapang sekaligus memudahkan proses pembersihan.

Minimnya sekat antar ruang membuat debu tidak mudah terjebak di sudut-sudut sempit dan memudahkan alat pembersih seperti vacuum cleaner atau sapu untuk menjangkau seluruh area.

Selain itu, ruang terbuka memungkinkan cahaya alami masuk lebih banyak, mengurangi kelembapan, dan membantu menekan pertumbuhan jamur atau bakteri.

Ruang keluarga yang menyatu dengan ruang makan atau dapur, misalnya, akan lebih mudah dibersihkan daripada area terpisah dengan banyak pintu dan sudut mati.

2. Memilih Material Interior yang Praktis dan Tahan Lama

Material bangunan dan interior memegang peran penting dalam hal kemudahan perawatan.

dosydc
 
 
Dijual Rumah Ready Unit Free Full Furniture SHM Tipe 65 - Malang
Rp 689,000,000.00
jawa-timur

Untuk lantai, sebaiknya gunakan material seperti keramik, granit, atau vinyl yang tahan air dan tidak menyerap noda.

Hindari material seperti karpet permanen di area lalu lintas tinggi karena lebih sulit dibersihkan dan cenderung menumpuk debu serta tungau.

Untuk dinding, pilih cat dengan finishing satin atau semi-gloss yang tahan gores dan bisa dilap bila terkena kotoran.

Di dapur, backsplash keramik atau kaca tempered sangat disarankan karena mudah dilap dari minyak dan cipratan makanan.

Sementara di kamar mandi, material antijamur seperti keramik khusus area basah juga akan menghemat waktu perawatan.

3. Mengurangi Furnitur yang Tidak Perlu

Mengurangi Furnitur yang Tidak Perlu

Desain rumah yang efisien menekankan pada prinsip less is more.

Mengurangi jumlah furnitur dan dekorasi yang tidak esensial bukan hanya membuat ruangan terasa lebih lega, tetapi juga menghemat waktu pembersihan.

Furnitur berukuran besar dan berat akan menyulitkan proses bersih-bersih, terlebih jika memiliki banyak ornamen atau permukaan ukiran yang rawan menumpuk debu.

Pilih furnitur yang fungsional, mudah dipindahkan, dan memiliki desain yang simpel.

Gunakan sistem built-in seperti lemari dinding atau tempat tidur dengan laci penyimpanan untuk mengurangi kekacauan visual dan menjaga rumah tetap tertata.

4. Merancang Sistem Penyimpanan yang Tertutup dan Terorganisir

Baca Juga : 10 Cara Praktis Mewujudkan Rumah Sehat untuk Seluruh Keluarga

Penyimpanan yang baik merupakan kunci rumah yang rapi dan mudah dibersihkan.

Lemari tertutup dan rak dinding yang memiliki pintu akan membantu menghindari penumpukan debu pada permukaan barang.

Gunakan sistem penyimpanan vertikal untuk memaksimalkan ruang tanpa membuat rumah terlihat sesak.

Penyimpanan juga dapat diintegrasikan ke dalam berbagai elemen rumah seperti meja TV, tempat tidur, atau kursi serbaguna.

Semakin sedikit barang yang terlihat di permukaan, semakin cepat proses membersihkan dilakukan, cukup dengan membersihkan permukaan luar tanpa harus merapikan ulang seluruh isi ruangan.

5. Memastikan Ventilasi Udara yang Optimal

Memastikan Ventilasi Udara yang Optimal

Ventilasi yang baik tidak hanya menciptakan sirkulasi udara sehat, tetapi juga mengurangi kelembapan berlebih yang dapat memicu jamur dan bau tidak sedap.

Ventilasi alami seperti jendela besar, lubang angin di atas pintu, dan ventilasi silang antara dua sisi ruangan membantu mengalirkan udara segar ke seluruh rumah.

Tambahan seperti exhaust fan di dapur dan kamar mandi juga sangat penting untuk mengeluarkan udara lembap, asap, dan bau yang dapat menyebabkan kotoran menempel lebih mudah pada permukaan dinding maupun perabot.

Rumah dengan ventilasi baik cenderung lebih kering dan bersih secara alami.

6. Mendesain Dapur dan Kamar Mandi yang Mudah Diakses dan Dibersihkan

Dapur dan kamar mandi adalah dua area yang paling sering digunakan dan juga paling sering kotor.

WA 0823-3766-4403, Toko Rak Dorong Stainless Madiun
 
 
Dijual Rumah Syariah 2 Lantai Tipe 68 3KT 1KM Sanaya Green View Purwosari - Magetan
Rp 400,000,000.00
jawa-timur

Oleh karena itu, desain kedua ruang ini harus direncanakan dengan sangat cermat.

Gunakan kabinet dapur dengan permukaan halus dan hindari terlalu banyak ornamen atau sudut tersembunyi yang menyulitkan pembersihan.

Pastikan permukaan dapur mudah dilap dan tahan terhadap panas atau minyak.

Untuk kamar mandi, instalasi saluran pembuangan harus lancar, lantai tidak licin, dan penggunaan shower box bisa mengurangi percikan air ke seluruh area.

Gunakan aksesori minimalis agar kamar mandi tetap terlihat bersih dan mudah dirawat.

7. Menentukan Warna dan Finishing Interior yang Tepat

Menentukan Warna dan Finishing Interior yang Tepat

Warna-warna terang memang memberi kesan bersih, namun tidak semua cocok untuk area yang sering kotor.

Pilih warna netral seperti abu-abu muda, krem, atau pastel yang tidak terlalu kontras jika terkena noda atau debu.

Finishing permukaan pun sebaiknya matte atau semi-gloss, tergantung lokasi dan tingkat aktivitas di area tersebut.

Warna dan material lantai juga harus diperhatikan.

Lantai terlalu gelap bisa menunjukkan debu halus, sementara warna terlalu terang bisa memperlihatkan noda dengan mudah.

Pilihlah warna yang seimbang dan mendukung suasana bersih namun tetap praktis untuk kehidupan sehari-hari.

Rumah bersih tidak harus selalu identik dengan kerja keras setiap hari, dengan desain yang tepat, rumah bisa tetap rapi dan nyaman dengan usaha yang lebih ringan.

(Eno/TribunJualBeli.com)