BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Atap merupakan salah satu elemen paling vital dalam struktur sebuah rumah.
Bukan hanya berfungsi sebagai pelindung dari panas matahari, hujan, dan angin, atap juga memengaruhi estetika keseluruhan bangunan.
Pemilihan jenis dan kualitas material atap akan berdampak besar terhadap kenyamanan dan keamanan hunian.
Di antara berbagai pilihan material atap yang tersedia, genteng beton menjadi salah satu alternatif populer karena kekuatannya, daya tahan terhadap cuaca ekstrem, serta tampilannya yang modern dan elegan.
Namun, tidak semua genteng beton memiliki kualitas yang sama.
Banyak faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli dan memasangnya.
Berikut ini adalah lima tips penting dalam memilih genteng beton terbaik agar hunian menjadi lebih nyaman, kokoh, dan tahan lama:
Baca Juga : 5 Keuntungan Menggunakan Genteng Tanah Liat, Benarkah Bikin Rumah Lebih Adem?
1. Perhatikan Kualitas Bahan Baku
Kualitas genteng beton sangat ditentukan oleh komposisi bahan baku yang digunakan, terutama campuran semen, pasir, dan air.
Genteng berkualitas tinggi biasanya terbuat dari semen portland dan pasir halus dengan perbandingan yang seimbang.
Proses pencampuran yang tepat menghasilkan genteng dengan struktur padat, kuat, dan tidak mudah retak.
Hindari memilih genteng yang terasa rapuh atau terlihat memiliki pori-pori besar karena berisiko menyerap air secara berlebihan dan mempercepat kerusakan.
2. Periksa Ketebalan dan Berat Genteng
Genteng beton dikenal memiliki bobot lebih berat dibandingkan jenis genteng lainnya, seperti genteng keramik atau metal.
Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan ketebalan dan berat genteng sebelum dipilih.
Genteng yang terlalu berat dapat membebani struktur rangka atap dan berpotensi menimbulkan masalah jangka panjang.
Sebaliknya, genteng yang terlalu tipis bisa kurang kokoh dan mudah rusak.
Pilihan terbaik adalah genteng dengan ketebalan yang merata dan berat yang masih dalam batas wajar agar mudah dalam pemasangan dan tetap memberikan perlindungan optimal.
3. Pastikan Ukuran dan Permukaan Presisi
Presisi dalam ukuran sangat penting untuk memastikan genteng dapat terpasang rapat dan sejajar satu sama lain.
Permukaan genteng yang rata dan pinggiran yang tidak melengkung akan membantu meminimalkan potensi kebocoran saat hujan.
Sebelum memutuskan untuk membeli dalam jumlah besar, sebaiknya menyusun beberapa buah genteng untuk melihat apakah antarbagian menyatu dengan baik.
Genteng yang saling tidak cocok saat disusun bisa menjadi pertanda produksi yang tidak konsisten.
Baca Juga : 4 Cara Mengatasi Genteng Bocor Tanpa Naik ke Atap Rumah Saat Musim Hujan
4. Pilih Warna dan Lapisan Pelindung Berkualitas
Selain fungsi struktural, genteng beton juga memberikan nilai estetika pada tampilan luar rumah.
Pilihan warna yang tepat dapat menambah kesan elegan dan harmonis.
Namun, yang lebih penting adalah kualitas lapisan pelindung atau cat yang digunakan pada permukaan genteng.
Pilih genteng yang dilapisi dengan cat khusus tahan cuaca, anti-jamur, dan anti-lumut.
Warna yang merata, tidak mudah luntur, serta tahan terhadap sinar UV akan menjaga keindahan atap untuk waktu yang lebih lama.
5. Pertimbangkan Reputasi Produsen dan Garansi Produk
Produsen genteng yang sudah berpengalaman dan memiliki reputasi baik di pasaran biasanya lebih terjamin kualitas produknya.
Produk dari produsen terpercaya cenderung menjalani proses produksi dengan standar mutu yang konsisten.
Selain itu, pastikan produk genteng beton dilengkapi dengan garansi.
Garansi merupakan bentuk tanggung jawab produsen atas kualitas produknya dan menjadi jaminan tambahan bagi konsumen jika terjadi kerusakan dalam kurun waktu tertentu.
Kesalahan dalam memilih dapat berdampak pada kenyamanan penghuni dan biaya perawatan jangka panjang.
Oleh karena itu, proses pemilihan genteng harus dilakukan secara cermat dan tidak terburu-buru.
(Eno/TribunJualBeli.com)