0

5 Trik Sederhana Agar Rumah Tetap Nyaman Saat Musim Kemarau

Penulis: eno tjb
5 Trik Sederhana Agar Rumah Tetap Nyaman Saat Musim Kemarau

BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Musim kemarau sering kali membawa suhu tinggi yang menyengat dan udara kering yang membuat ruangan cepat terasa panas dan pengap.

Cuaca seperti ini bisa mengganggu kenyamanan dalam beraktivitas di rumah, terutama jika tidak tersedia pendingin ruangan seperti AC.

Namun, menciptakan suasana hunian yang tetap sejuk tidak selalu membutuhkan teknologi mahal atau konsumsi listrik tinggi.

Ada berbagai cara sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kenyamanan rumah selama musim kemarau.

Berikut ini lima trik praktis yang dapat diterapkan untuk membuat rumah tetap sejuk dan nyaman saat cuaca panas:

Baca Juga : 8 Tips Mudah Membuat Rumah Selalu Sejuk Alami

1. Maksimalkan Ventilasi dan Aliran Udara

Maksimalkan Ventilasi dan Aliran Udara

Ventilasi yang baik merupakan kunci utama untuk menjaga suhu dalam rumah tetap stabil.

Pada pagi dan sore hari, buka jendela dan pintu agar udara segar masuk dan menggantikan udara panas yang terperangkap di dalam ruangan.

Teknik ventilasi silang (cross-ventilation), yaitu membuka bukaan di dua sisi yang saling berseberangan, sangat efektif untuk menciptakan sirkulasi udara yang optimal.

Penempatan ventilasi tambahan seperti kisi-kisi di atas pintu atau jendela juga bisa membantu meningkatkan aliran udara alami tanpa perlu menggunakan perangkat elektronik.

2. Gunakan Tirai atau Penutup Jendela yang Tepat

Cahaya matahari yang masuk langsung ke dalam ruangan melalui jendela akan meningkatkan suhu ruangan secara signifikan, terutama pada siang hari.

Dika KIP
 
 
Dijual Promo BPHTB Rumah Modern Strategis Dekat STTA, RS Harjolukito, JEC 10 Menit Seturan - Sleman
Rp 598,000,000.00
di-yogyakarta

Penggunaan tirai blackout atau gorden berbahan tebal dapat membantu menghalangi masuknya panas.

Warna tirai yang terang, seperti putih atau krem, lebih baik dalam memantulkan sinar matahari dibandingkan warna gelap yang justru menyerap panas.

Menutup tirai atau gorden pada siang hari dapat mengurangi panas hingga beberapa derajat, sehingga ruangan tetap terasa lebih nyaman.

3. Letakkan Tanaman Hijau di Dalam dan Sekitar Rumah

Letakkan Tanaman Hijau di Dalam dan Sekitar Rumah

Tanaman bukan hanya memperindah ruangan, tetapi juga memiliki fungsi alami sebagai penurun suhu udara.

Melalui proses transpirasi, tanaman mengeluarkan uap air yang membantu mendinginkan udara di sekitarnya.

Beberapa jenis tanaman yang cocok untuk di dalam rumah antara lain lidah mertua, sirih gading, palem mini, dan monstera.

Untuk halaman atau teras, tanaman rambat atau pohon dengan daun lebat dapat memberikan keteduhan tambahan dan mengurangi radiasi panas yang mengenai dinding rumah.

Semakin hijau area sekitar rumah, semakin sejuk pula suasana yang terasa.

Baca Juga : Rumah Tetap Sejuk! Coba 7 Trik Ini Walau Banyak Cahaya Masuk

4. Minimalkan Penggunaan Peralatan Elektronik yang Menghasilkan Panas

Peralatan seperti oven, setrika, kompor listrik, dan perangkat elektronik lainnya dapat menghasilkan panas tambahan yang membuat ruangan terasa lebih gerah.

Lin Herlina
 
 
Dijual Rumah Hoek 2 Lantai di Cinere Depok, Hanya 7 Menit Ke Tol Andara - Depok
Rp 5,850,000,000.00
jawa-barat

Sebaiknya, aktivitas seperti memasak berat atau menyetrika dilakukan pada pagi atau malam hari saat suhu udara lebih rendah.

Selain itu, peralatan elektronik yang tidak digunakan sebaiknya dimatikan dan dicabut dari sumber listrik.

Selain menjaga suhu ruangan tetap sejuk, langkah ini juga mendukung penghematan energi.

5. Gunakan Material Rumah yang Menyerap Panas Lebih Rendah

Gunakan Material Rumah yang Menyerap Panas Lebih Rendah

Material rumah berpengaruh besar terhadap kemampuan rumah dalam menyerap atau memantulkan panas.

Lantai keramik, dinding berinsulasi, serta atap dengan lapisan reflektif dapat membantu menurunkan suhu dalam ruangan secara signifikan.

Jika memungkinkan, gunakan cat dinding berwarna cerah yang mampu memantulkan cahaya dan panas dengan lebih baik.

Lampu pijar juga sebaiknya diganti dengan lampu LED, yang tidak hanya lebih hemat energi, tetapi juga tidak menghasilkan panas berlebih.

Trik-trik sederhana ini mudah diterapkan, hemat biaya, dan tidak memerlukan peralatan khusus.

Dengan sedikit penyesuaian, hunian dapat menjadi tempat yang menyenangkan meskipun cuaca di luar sangat terik.

(Eno/TribunJualBeli.com)