BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Saklar pada sepeda motor merupakan salah satu komponen penting dalam sistem kelistrikan kendaraan.
Saklar berfungsi untuk mengaktifkan dan menonaktifkan berbagai fitur, seperti lampu utama, lampu sein, klakson, dan starter elektrik.
Meski berukuran kecil, saklar memiliki peranan besar dalam menunjang keselamatan dan kenyamanan saat berkendara.
Sayangnya, saklar seringkali luput dari perhatian pemilik motor dalam hal perawatan.
Padahal, jika tidak dirawat dengan baik, saklar bisa mengalami masalah seperti macet, karat, bahkan korsleting yang membahayakan.
Untuk mencegah hal tersebut, berikut adalah empat cara efektif merawat saklar sepeda motor agar tetap awet dan berfungsi optimal:
Baca Juga : 5 Tips Merawat Tombol Starter Sepeda Motor Agar Awet
1. Bersihkan Saklar Secara Berkala
Debu, kotoran, dan kelembapan dapat menumpuk di sekitar saklar, terutama jika motor sering digunakan di area berdebu atau saat hujan.
Penumpukan ini bisa mengganggu kinerja mekanis saklar dan menyebabkan kemacetan atau korosi.
Gunakan kuas kecil, lap kering, atau blower udara untuk membersihkan bagian luar saklar.
Hindari penggunaan air langsung karena bisa masuk ke dalam celah dan merusak komponen listrik di dalamnya.
2. Gunakan Cairan Kontak Elektrik
Jika saklar mulai terasa keras atau tidak responsif, bisa jadi ada karat atau kerak di dalamnya.
Gunakan cairan pembersih khusus untuk kontak elektrik (contact cleaner) untuk membersihkan bagian dalam saklar tanpa harus membongkarnya.
Semprotkan cairan contact cleaner secukupnya pada bagian celah saklar.
Tekan-tekan saklar beberapa kali agar cairan masuk dan bekerja secara merata.
Gunakan produk yang cepat kering dan tidak meninggalkan residu.
Baca Juga : 5 Penyebab Klakson Motor Tidak Bunyi dan Cara Memperbaikinya di Rumah
3. Hindari Tekanan Berlebihan saat Mengoperasikan Saklar
Beberapa pengguna motor terbiasa menekan saklar dengan keras atau kasar, terutama saat terburu-buru.
Kebiasaan ini dapat mempercepat keausan mekanis pada komponen saklar.
Tekan saklar dengan lembut dan sesuai fungsinya.
Jika terasa keras, segera lakukan pembersihan atau pelumasan ringan dengan cairan khusus, bukan dengan oli atau pelumas mesin.
4. Lindungi Saklar dari Air dan Kelembapan Berlebih
Air adalah musuh utama bagi sistem kelistrikan, termasuk saklar.
Air yang masuk ke dalam saklar dapat menyebabkan korosi dan korsleting.
Hal ini sering terjadi saat motor dicuci atau terkena hujan deras.
Saat mencuci motor, hindari menyemprotkan air langsung ke bagian setang atau saklar.
Gunakan pelindung tambahan (seperti cover atau sarung tangan setang) saat parkir di tempat terbuka.
Perawatan yang baik bukan hanya menjaga saklar tetap awet, tetapi juga memastikan seluruh fungsi kelistrikan pada motor berjalan dengan aman dan optimal.
(Eno/TribunJualBeli.com)