0

Kenapa Beberapa Franchise Bisa Bertahan Lama, Sementara yang Lain Gulung Tikar?

Penulis: Ridwan MufidKhoirulloh
Kenapa Beberapa Franchise Bisa Bertahan Lama, Sementara yang Lain Gulung Tikar?

BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Bisnis franchise menjadi pilihan banyak orang karena menawarkan konsep yang sudah terbukti sukses.

Dengan berbekal merek yang sudah ternama dan sistem rangan bisnis yang sudah terstruktur, maka sudah tidak heran lagi jika banyak orang ingin memulai bisnis franchise.

Namun, tak semua franchise bisa bertahan lama.

Ada yang berkembang pesat selama bertahun-tahun, sementara yang lain harus gulung tikar dalam hitungan bulan.

Lantas, apa yang membedakan keduanya?

Baca juga : Mulai Rp 5 Jutaan, Cek Deretan Franchise dengan Modal yang Kecil Dapat Untung Besar

Berikut beberapa faktor yang menentukan keberhasilan atau kegagalan sebuah franchise.

1. Kualitas dan Konsistensi Produk

Ilustrasi Franchise Kebab. (Kebab Turki Baba Rafi)

Franchise yang bertahan lama biasanya memiliki standar kualitas produk yang terjaga dengan baik.

Konsumen mengharapkan produk yang sama, baik dari segi rasa, tampilan, maupun layanan, di setiap cabang franchise.

Jika kualitas menurun atau tidak konsisten, pelanggan akan kehilangan kepercayaan dan beralih ke brand lain.

2. Manajemen yang Solid

Franchise yang sukses memiliki sistem manajemen yang kuat, mulai dari operasional, pemasaran, hingga keuangan.

Dukungan penuh dari franchisor kepada para franchisee juga sangat penting.

Sebaliknya, franchise yang tidak memiliki manajemen yang baik cenderung menghadapi banyak masalah, seperti stok bahan baku yang tidak stabil, konflik internal, atau kesulitan keuangan.

Dika Setiyawan
 
 
Dijual Ruko 2 Lantai Bisa Sewa di Banguntapan Sebelum RS Rajawali Citra Dekat Giwangan - Bantul
Rp 1,800,000,000.00
di-yogyakarta

3. Adaptasi terhadap Tren dan Perubahan Pasar

Ilustrasi Usaha Franchise. (Kompas.com)

Bisnis yang mampu beradaptasi dengan tren akan lebih mudah bertahan dalam jangka panjang.

Misalnya, saat tren makanan sehat meningkat, banyak franchise makanan cepat saji menambahkan menu yang memiliki kandungan menyehatkan.

Franchise yang gagal berinovasi dan tetap menggunakan model bisnis lama berisiko ditinggalkan oleh pelanggan.

4. Lokasi dan Target Pasar yang Tepat

Lokasi bisa menentukan keberhasilan sebuah franchise.

Franchise yang memiliki strategi pemilihan lokasi yang tepat akan lebih mudah menjangkau pelanggan potensial.

Sebaliknya, franchise yang memilih lokasi tanpa riset pasar yang matang bisa mengalami kesulitan dalam menarik pelanggan.

5. Sistem Pelatihan dan Dukungan Franchisee

Ilustrasi Pelatihan Karyawan. (Doyan Ayam)

Franchisor yang sukses tidak hanya menjual lisensi tetapi juga memberikan pelatihan dan dukungan kepada mitra bisnisnya.

Pelatihan ini mencakup cara mengelola bisnis, pemasaran, dan layanan pelanggan.

Franchise yang tidak memberikan dukungan cenderung mengalami kesulitan karena banyak mitra bisnis yang kurang siap menjalankan usaha.

6. Persaingan yang Ketat

Beberapa franchise harus tutup karena persaingan yang semakin ketat.

Jika banyak bisnis serupa muncul dengan penawaran lebih menarik, pelanggan bisa berpindah ke kompetitor.

Oleh karena itu, franchise harus memiliki nilai unik yang membedakannya dari pesaing.

Dika Setiyawan
 
 
Bisa sewa Ruko Luas 120 m2 Dekat Gembira Loka Siap Huni di Jl Gedong Kuning di Banguntapan - Yogyakarta
Rp 2,500,000,000.00
di-yogyakarta

7. Masalah Keuangan dan Manajemen Biaya

Ilustrasi Dalam Pusat Perbelanjaan. (Kompas Money)

Banyak franchise yang gulung tikar karena kesalahan dalam mengelola keuangan.

Biaya operasional yang tinggi, royalti yang terlalu besar, atau strategi pemasaran yang kurang efektif bisa menyebabkan bisnis tidak menguntungkan.

Franchise yang berhasil biasanya memiliki perencanaan keuangan yang matang dan sistem bisnis yang terorganisir.

Kesuksesan sebuah franchise tidak hanya bergantung pada popularitas brand, tetapi juga pada strategi bisnis yang diterapkan.

Baca juga : Gak Nyangka! 8 Brand dan Franchise yang Selama Ini dikira Asal Luar Negeri Ternyata Asli Indonesia Lho!

Kualitas produk, manajemen yang baik, adaptasi terhadap tren, pemilihan lokasi yang tepat, serta dukungan franchisor menjadi faktor kunci dalam keberlangsungan bisnis franchise.

Jika ingin berinvestasi dalam bisnis franchise, pastikan untuk memilih brand yang memiliki rekam jejak kuat dan sistem yang terbukti berhasil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News (*)

(Ridwan Mufid/TRIBUNJUALBELI.COM)