BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Mudik Lebaran adalah momen yang dinantikan banyak orang, tetapi perjalanan jauh bisa jadi masalah jika kendaraan tidak dalam kondisi prima.
Salah satu hal penting yang harus diperiksa adalah cairan dalam mobil.
Jika ada yang kurang atau bahkan habis, bisa berdampak pada kenyamanan dan keselamatan berkendara.
Agar perjalanan tetap lancar, berikut empat cairan penting yang wajib dicek sebelum berangkat mudik:
1. Minyak Rem
Minyak rem yang berkurang bisa menjadi tanda bahwa kampas rem sudah mulai aus dan perlu diganti.
Selain itu, coba ingat kembali kapan terakhir kali mengganti minyak rem.
Dilansir dari Nissan.co.id, daya tahan minyak rem umumnya sekitar tiga tahun.
Oleh karena itu, sebaiknya lakukan penggantian secara berkala agar sistem pengereman tetap optimal dan perjalanan lebih aman.
2. Air Wiper
Jangan sampai air wiper habis di tengah perjalanan, terutama saat melewati jalanan berdebu atau setelah hujan.
Air wiper berfungsi untuk menjaga kaca depan tetap bersih sehingga visibilitas pengemudi tidak terganggu.
Agar lebih efektif, tambahkan cairan khusus pembersih kaca yang banyak dijual di toko aksesori mobil.
Namun, pastikan takarannya sesuai agar busa yang dihasilkan tidak berlebihan dan justru menghalangi pandangan.
3. Air Radiator
Cek ketersediaan air radiator dengan melihat tabung reservoir tanpa perlu membuka tutup radiator.
Jika airnya berkurang, segera tambahkan hingga mencapai batas yang dianjurkan.
Namun, jika setelah diisi ulang air masih terus berkurang, bisa jadi ada kebocoran atau masalah lain, seperti karet tutup radiator yang sudah tidak rapat.
Segera periksa ke bengkel untuk menghindari risiko mesin overheat di perjalanan.
4. Oli Mesin
Oli mesin yang kurang bisa menyebabkan pelumasan tidak maksimal, membuat mesin cepat panas, bahkan berisiko mengalami kerusakan.
Untuk pengecekan, kamu bisa melihat lampu indikator oli di speedometer.
Jika lampu tidak mati setelah mesin dinyalakan, kemungkinan volume oli sudah berkurang.
Cara lain adalah dengan menggunakan dipstick:
Parkir mobil di tempat yang rata.
Nyalakan mesin sebentar, lalu matikan dan diamkan sekitar 10 menit agar oli kembali ke posisi normal.
Tarik dipstick, bersihkan, lalu masukkan kembali hingga mentok.
Tarik lagi dan lihat level oli: Low (perlu ditambah), Normal (aman), atau Full (maksimal).
Ingat, kekurangan oli bisa menyebabkan mesin cepat panas, sedangkan kelebihan oli dapat membuat mesin bekerja lebih berat dan lebih boros bahan bakar.