0

Kurang Tidur saat Ramadan? Ini Efeknya bagi Tubuh dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Penulis: Ridwan MufidKhoirulloh
Kurang Tidur saat Ramadan? Ini Efeknya bagi Tubuh dan Bagaimana Cara Mengatasinya

BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Bulan Ramadan nyatanya bisa mendatangkan perubahan besar dalam pola hidup, salah satunya yaitu jam tidur.

Bangun sahur di dini hari, tidur larut malam setelah tarawih, dan aktivitas sehari-hari yang tetap padat dan menguras tenaga sering kali membuat orang menjadi kurang tidur.

Namun, apakah kamu tahu bahwa kurang tidur saat puasa bisa berdampak buruk bagi tubuh?

Yuk, simak apa aja dampak yang akan terjadi dan bagaimana cara mengatasinya agar tetap fit selama Ramadan.

Baca juga : Produktif saat Puasa? Ini 7 Tips Manajemen Waktu di Bulan Ramadan

Pertama-tama kita akan berbincang mengenai dampak yang akan terjadi jika kurang tidur saat bulan Ramadan.

1. Penurunan Konsentrasi dan Fokus

Ilustrasi Seseorang yang Tampak Lelah Menghadapi Pekerjaannya. (Kompas Health)

Kurang tidur dapat menurunkan fungsi kognitif, membuatmu sulit fokus saat bekerja atau belajar.

Hal ini bisa berdampak pada produktivitas sehari-hari, terutama bagi yang tetap beraktivitas seharian penuh selama puasa.

2. Mudah Lelah dan Mengantuk di Siang Hari

Jam tidur yang kurang layak bisa menyebabkan tubuh merasa lelah sepanjang hari.

Akibatnya, kamu jadi gampang mengantuk, terutama di siang hari saat membutuhkan banyak energi untuk menjalankan aktivitas.

Tetapi kalau kamu kurang tidur malah bisa membuat energimu semakin menurun.

sncakcamilan
 
 
Snack Kiloan Murah - Semarang
Rp 28,000.00
jawa-tengah

3. Menurunnya Sistem Imun

Ilustrasi Seseorang sedang Mengalami Penurunan Sistem Kekebalan Tubuh. (Kompas Health)

Kurang tidur dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, membuatmu lebih rentan terkena penyakit.

Di bulan Ramadan, menjaga kesehatan adalah hal yang harus diprioritaskan agar tetap kuat menjalani puasa sehingga menjalankan puasa dengan lancar sampai di penghujung bulan Ramadan.

4. Meningkatnya Risiko Stres dan Mood Swings

Tidur yang kurang bisa memicu perubahan mood drastis, mudah marah, hingga stres, atau istilah anak muda jaman sekarang yaitu mood swing.

Terjadinya mood swing tentu bisa mengganggu pelaksanaan ibadah dan berkomunikasi dalam lingkup masyarakat selama Ramadan.

5. Gangguan Metabolisme

Ilustrasi Gejala Gangguan Metabolisme. (Kompas.com)

Kurang tidur dapat mengganggu metabolisme tubuh, yang berakibat pada peningkatan berat badan atau kesulitan dalam mengontrol pola makan saat sahur dan berbuka.

Gangguan metabolisme dapat berdampak serius pada kesehatan, seperti meningkatkan risiko diabetes, penyakit jantung, dan kanker.

Setelah membahas mengenai dampak yang akan terjadi jika kurang tidur saat bulan Ramadan.

Baca juga : 5 Tips yang Perlu Diperhatikan Dalam Memilih Kasur, Dijamin Tidur Nyenyak

Kemudian, kita beralih untuk membicarakan cara mengatasi kurang tidur saat Ramadan.

1. Tidur Lebih Awal di Malam Hari

Ilustrasi Sesorang Mengalami Kesulitan Tidur. (Kompas Lifestyle)

Setelah tarawih, usahakan langsung tidur lebih awal untuk mendapatkan jam tidur yang cukup sebelum bangun sahur.

Hindari bermain gadget terlalu lama sebelum tidur karena cahaya biru bisa menghambat produksi hormon melatonin.

2. Manfaatkan Tidur Siang Singkat (Power Nap)

Jika memiliki waktu yang senggang, cobalah tidur siang selama 15–30 menit karena cara ini bisa membantu mengurangi rasa lelah di siang hari dan dapat meningkatkan fokus.

Sehingga, kamu bisa menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa adanya hambatan atau kesalahan yang disebabkan oleh kurangnya konsentrasi.

3. Hindari Konsumsi Kafein Berlebihan

Ilustrasi Seseorang sedang Bimbang Ketika Ingin Mengonsumsi Kopi. (Kompas.com)

Minuman berkafein seperti kopi dan teh bisa mengganggu pola tidur jika dikonsumsi terlalu mepet dengan waktu tidur secara normal.

Sebaiknya batasi konsumsi kafein saat sahur atau berbuka.

4. Atur Pola Makan agar Tidak Berat di Malam Hari

Makan terlalu banyak menjelang tidur bisa membuat tubuh sulit beristirahat, karena diharuskan mencerna makanan yang baru saja masuk ke perut.

Pilih makanan ringan dan menyehatkan agar tubuh mudah mencerna makanan yang baru saja masuk.

Kendati demikian, tidur pun bisa lebih nyenyak juga.

Yunafa Official
 
 
Agen Kasur Busa Yunafa - Depok
Rp 655,000.00
jawa-barat

5. Ciptakan Lingkungan Tidur yang Nyaman

Ilustrasi Ruangan Kamar yang Bisa Membuat Nyaman. (Kompas.com)

Pastikan ruangan kamar tidur dalam kondisi gelap dan sunyi.

Karena dalam kondisi gelap dapat membantu merelaksasikan pikiran dan menghilangkan stres. 

Akan lebih baik jika menggunakan bantal yang empuk dan atur suhu ruangan yang stabil, dalam artian tidak terlalu panas atau terlalu dingin.

Baca juga : 4 Tips dan Trik Mengatasi Kamar Tidur Pengap dan Lembab

Kurang tidur saat Ramadan bisa berdampak negatif pada kesehatan, mulai dari menurunnya konsentrasi hingga melemahnya sistem imun.

Namun, dengan manajemen waktu yang baik, tidur cukup tetap bisa dilakukan meski pola hidup berubah selama bulan puasa.

Jadi, yuk terapkan tips di atas agar tetap segar dan bugar sepanjang menjalankan bulan Ramadan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News (*)

(Ridwan Mufid/TRIBUNJUALBELI.COM)