0

7 Trik Meningkatkan Tenaga Motor Tanpa Harus Bore Up, Aman untuk Mesin!

Penulis: Ridwan MufidKhoirulloh
7 Trik Meningkatkan Tenaga Motor Tanpa Harus Bore Up, Aman untuk Mesin!

BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Bagi banyak pemilik motor, meningkatkan tenaga mesin adalah salah satu cara untuk mendapatkan pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan.

Namun, tidak semua orang ingin melakukan bore up karena berisiko mengurangi umur pakai mesin atau mempengaruhi garansi motor.

Untungnya, ada beberapa trik yang bisa meningkatkan performa motor tanpa perlu bore up dan tentunya tetap aman bagi mesin.

Baca juga : Sering Didengar Tapi Gak Tau Artinya, Ini Istilah Bore Up dan Tune Up yang Sering Diucap Mekanik Saat Servis Motormu

Berikut ini beberapa langkah yang bisa kamu coba:

1. Gunakan Busi Iridium untuk Pembakaran Lebih Optimal

Busi standar bawaan pabrik disinyalir cukup untuk penggunaan harian, tetapi jika ingin meningkatkan tenaga motor, mengganti busi ke tipe iridium bisa menjadi solusi yang tepat.

Busi ini memiliki hantaran listrik lebih kecil dan kandungan material lebih tahan panas, sehingga menghasilkan pembakaran yang lebih stabil.

Hasilnya, tenaga motor bisa lebih responsif tanpa harus membongkar bagian mesin lainnya.

Toko Survey Tangerang
 
 
Jasa Service HT Motorola GP338 - Tangerang
Rp 99,000.00
banten

2. Ganti Filter Udara dengan Model High-Flow

Ilustrasi Filter Udara Model High-Flow. (Blibli)

Filter udara berfungsi untuk menyaring debu sebelum masuk ke ruang bakar.

Namun, filter standar atau bawaan pabrikan sering kali membatasi aliran udara yang masuk.

Menggunakan filter udara high-flow atau model racing bisa meningkatkan suplai oksigen ke mesin, sehingga proses pembakaran lebih hemat dan sokongan tenaga motor bisa lebih besar.

Pastikan memilih filter udara yang tetap memiliki kualitas penyaringan yang ampuh agar tidak membahayakan mesin.

3. Setting Karburator atau ECU dengan Lebih Presisi

Untuk motor karburator, penyetelan ulang pilot jet dan main jet dapat membantu memperbaiki campuran bahan bakar dan udara agar sesuai dengan kebutuhan tenaga yang lebih besar.

Untuk motor injeksi, kamu bisa melakukan remap ECU atau memasang piggyback ECU agar suplai bahan bakar dan waktu pengapian lebih ideal.

Jika tidak ingin melakukan penyetelan sendiri, sebaiknya serahkan pada mekanik yang berpengalaman agar hasilnya lebih sempurna.

Baca juga : Jangan Sampai Keliru Pilih Premium, Pertalite atau Pertamax, Efek Samping Mesin Motor Injeksi Jika Salah Isi BBM

4. Pakai Knalpot Aftermarket dengan Karakter yang Sesuai

Ilustrasi Knalpot Aftermarket. (GridOto.com)

Knalpot bawaan motor biasanya dirancang untuk memenuhi pengaturan emisi dan kebisingan, sehingga performanya sedikit dibatasi.

Menggunakan knalpot aftermarket dengan desain yang lebih terbuka bisa meningkatkan pembuangan gas dan mempercepat siklus pembakaran.

Namun, pastikan memilih knalpot dengan spesifikasi yang sesuai dengan motor kamu agar tidak malah menurunkan tenaga atau membuat bahan bakar pengapian menjadi terkuras banyak.

5. Gunakan Oli dengan Kualitas Lebih Baik

Oli yang lebih berkualitas dapat mengurangi gesekan dalam mesin, sehingga performa lebih tokcer.

Oli sintetis, misalnya, memiliki daya tahan lebih memadai untuk menghadapi suhu tinggi dan mampu menjaga komponen mesin tetap bersih.

Hasilnya, mesin bisa bekerja lebih enteng dan responsif.

bayu
 
 
Knalpot Bobokan Merk Csr Barang Baru Ada Semua Type Motor - Jakarta Timur
Rp 365,000.00
dki-jakarta

6. Gunakan Bahan Bakar dengan Oktan yang Sesuai

Ilustrasi Pengendara Motor sedang Mengantri Bahan Bakar Motor. (GridOto.com)

Banyak orang mengira bahwa bahan bakar oktan tinggi otomatis meningkatkan tenaga motor. Padahal, tidak semua motor cocok menggunakan bahan bakar dengan oktan tinggi.

Pastikan memilih bahan bakar yang sesuai dengan kompresi mesin motor kamu.

Jika motor dirancang untuk menggunakan Pertalite, memaksakan penggunaan Pertamax Turbo justru bisa membuat pembakaran kurang ideal.

Sebaliknya, jika motor kamu sudah memiliki rasio kompresi tinggi, gunakan bahan bakar dengan oktan yang lebih tinggi untuk mencegah terjadinya mesin yang sering menimbulkan bunyi ngelitik.

7. Kurangi Beban yang Tidak Perlu

Beban berlebih bisa menghambat akselerasi dan tenaga motor.

Pastikan tidak membawa barang yang tidak diperlukan, dan gunakan part motor yang ringan jika memungkinkan.

Velg berbahan aluminium bisa dibilang lebih ringan dibanding velg besi biasa, sehingga dapat meningkatkan performa motor tanpa perlu mengubah mesin.

Baca juga : 4 Cara Merawat Mesin Motor Agar Tetap Halus dan Awet

Meningkatkan tenaga motor tidak selalu harus dengan bore up.

Dengan beberapa trik di atas, kamu bisa mendapatkan performa yang lebih baik lagi tanpa harus mengorbankan umur mesin atau garansi.

Pastikan setiap modifikasi dilakukan dengan perhitungan yang matang agar tetap aman untuk motor kamu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News (*)

(Ridwan Mufid/TRIBUNJUALBELI.COM)