0

Tak Disangka, Presiden Pertama Indonesia Ternyata Memakai Mobil Bekas Jendral Sudirman Untuk Keperluan Ini

Penulis: Alieza Nurulita Dewi
Tak Disangka, Presiden Pertama Indonesia Ternyata Memakai Mobil Bekas Jendral Sudirman Untuk Keperluan Ini

TRIBUNJUALBELI.COM - Sebelum dan sesudah kemerdekaan, mobil asal Amerika sempat menjadi primadona di Indonesia.

Sebuah mobil yang diproduksi di Amerika Serikat juga sempat digunaka Panglima Besar Jendral Sudirman.

(Baca: Deretan Mobil Bekas yang Masih Layak Untuk Ditunggangi Bersama Keluarga Tercinta)

Pada 1947, Jendral Sudirman menjadi orang pertama yang menggunakan mobil model Chrysler Windsor.

Namun setahun setelah itu atau lebih tepatnya pada 1948, mobil berwarna coklat itu dibawa ke Jakarta.

Setibanya di sana, mobil itu langsung dipakai oleh Proklamator RI, Ir Soekarno.

Mobil bekas Jendral Sudirman itu digunakan Soekarno sebagai mobil dinas.

Chrysler Windsor kerap kali menemani ayah dari Megawati Soekarnoputri itu ke sejumlah tempat.

Termasuk saat Soekarno mengikuti Konferensi Asia Afrika di Bandung pada 1955.

Chrysler Windsor Limousine 1947 ini digunakan sebagai salah satu mobil pengantar KTT Non-blok pada era Presiden Soekarno.

Uniknya mobil ini mempunyai kaca pemisah di antara sopir dan penumpang belakang (divinder window).


 

Fungsinya agar sopir atau pengawal, tidak bisa mendengarkan pembicaraan penumpang belakang.

Mobil ini dipakai Jenderal Soedirman untuk tugas kenegaraan.

Soekarno memberikan mobil khusus untuk Soedirman, karena mobil ini berbeda dengan kendaraan presiden lainnya yaitu memiliki divinder window itu.

(blogspot)

Pada 2012 lalu, mobil bersejarah itu pun sempat dipamerkan dalam acara Otoblitz International Classic Car Show.

Acara yang digelar di Jakarta International Expo Kemayoran itu pun juga menghadirkan pemiliki mobil klasik 1947 itu.

Saat itu Hartawan Setjodiningrat atau sering disapa Hauwke adalah pemilik mobil bekas yang penuh cerita sejarah.

Dilansir dari media online nasional, Hauwke menjelaskan bahwa mobil itu keluar dari garasi mobil dinas kepresidenan di Bogor pada 1987.

Mobil bersejarah itu pun sempat menjadi inventaris negara.

Ketika itu, Hauwke sebagai Ketua Pengurus Daerah Jakarta dari organisasi Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) mengambil alih kepemilikan mobil bersejarah itu untuk dilestarikan.

(TribunJualBeli.com/ Alieza Nurulita)