0

2 Varian Covid-19 di Singapura Bikin Kasus Melonjak Dua Kali Lipat, Ketahui Gejala dan Cara Mewaspadainya

Penulis: Pramanuhara OktalineEdisiwi
2 Varian Covid-19 di Singapura Bikin Kasus Melonjak Dua Kali Lipat, Ketahui Gejala dan Cara Mewaspadainya

BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Kasus Covid-19 di Singapura kian meningkat.

Strain KP.1 dan KP.2 yang masuk dalam varian FLiRT berkontribusi terhadap dua per tiga kasus Covid-19 di sana.

Adanya lonjakan-lonjakan ini telah terjadi selama dua minggu terakhir.

Baca Juga: Ketahui Konsep Desain Rumah Sehat dan Multifungsi di Era Pandemi Covid-19

Varian baru Covid-19 KP.1 dan KP.2 yang memicu kasus naik dua kali lipat dari 13 ribuan menjadi 25.900 per 5 sampai 11 Mei 2024.

Menurut Kementerian Kesehatan Singapura, strain virus SARS-CoV-2 yang kini mendominasi penularan di sana adalah subvarian KP.2 dan KP.1.

Sekitar dua per tiga kasus infeksi Covid Singapura gegara strain tersebut.

Baca Juga: Meski Sudah Memakai Masker, 4 Alasan Ini Tetap Bisa Menyebabkan Tertular Covid-19 di Tengah Kerumunan

Kedua strain tersebut masuk dalam kelompok varian Covid-19 yang dijuluki FLiRT oleh peneliti.

Termasuk juga dalam keturunan JN.1 yang punya kemampuan menyebar cepat di seluruh dunia beberapa bulan lalu.

Kabar baiknya, tidak ada indikasi KP.1 dan KP.2 yang menunjukkan bahwa strain tersebut lebih parah dan lebih cepat menyebar dibanding yang lain.

"Saat ini tidak ada indikasi baik global maupun lokal KP.1 dan KP.2 lebih mudah menular atau menyebabkan penyakit yang lebih para dibandingkan varian lain," kata Kementerian Kesehatan Singapura menenangkan pada Sabtu, 18 Mei 2024 seperti mengutip Channel News Asia.

jualhepafilter1244
 
 
Hepa Fiter 13 Covid Pembersih Udara Ruangan - Bogor
Rp 650,000.00
jawa-barat

Gejala KP.1 dan KP.2

Terkait gejala KP.1 dan KP.2, para ilmuwan mengatakan bahwa tidak ada yang baru, alias mirip dengan gejala Covid-19 dari strain yang lain seperti disampaikan Andy Pekosz, PhD, seorang profesor di bidang molecular microbiology dan immunology.

Mengutip Good Housekeeping, CDC memperbarui daftar gejala Covid-19 pada Maret lalu sebagai berikut:

- demam atau tubuh menggigil,

- batuk,

- napas pendek atau kesulitan bernapas,

- kelelahan,

- nyeri otot atau tubuh,

- sakit kepala,

- sakit tenggorokan,

- hidung tersumbat atau pilek.

Grosir Herbal Dan Kecantikan
 
 
Nuvit MCI Isi 120 Kapsul Suplemen Makanan Atasi Covid - Bogor
Rp 1,800,000.00
dki-jakarta

Periode penularan varian FLiRT ini tetap sama dengan JN.1 dan varian Omicron sebelumnya.

Setelah terpapar, mungkin diperlukan waktu lima hari atau lebih sebelum kamu mengalami gejala.

Meski begitu, bisa saja gejala mungkin muncul lebih cepat.

Penularan ke orang lain bisa terjadi dua hari sebelum kamu mengalami gejala dan beberapa hari setelah gejala mereda.

Seperti varian sebelumnya, beberapa orang mungkin memiliki virus hidup yang terdeteksi hingga seminggu setelah gejalanya muncul.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, varian tersebut belum ditemukan Indonesia.

Gramafit0bat Kesemutan
 
 
Agen Nyeri Sendi Lutut Covid Gramafit Terdaftar BPO - Bekasi
Rp 199,000.00
jawa-barat

Menurut Nadia, dari pengamatan penyebaran penyakit juga belum ada peningkatan kasus Covid maupun Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Indonesia.

Meski begitu, untuk antisipasi peningkatan Covid-19, pihaknya terus memantau jika ada peningkatan rawat inap karena ISPA.

Kemenkes mengimbau masyarakat tetap menjaga kesehatan, selain itu tidak lupa pakai masker di keramaian dan rajin mencuci tangan.

Nah itu dia, informasi terkait lonjakan kasus Covid-19 yang melonjak naik dua kali lipat di Singapura. (*)

(Pramanuhara/TribunJualbeli.com)