TRIBUNJUALBELI.COM - Cuaca yang tidak menentu di Indonesia membuat tingkat kelembaban menjadi tinggi.
Dalam kondisi hujan dan panas berulang, tingkat kelembaban akan terus naik yang dapat berdampak pada beberapa hal di rumah.
Salah satunya perihal tumbuhnya jamur pada beberapa area rumah.
Jamur akan mudah tumbuh di area yang tidak tersentuh sinar matahari, contohnya kamar mandi.
Baca juga: Cara Membersihkan Jamur di Dinding Rumah
Pada musim seperti inilah kamu perlu memberi perhatian lebih soal masalah pertumbuhan jamur di kamar mandi.
Jamur yang tumbuh akan membuat tampilan jorok dan kotor pada dinding.
Tapi bukan hanya soal mengganggu pandangan, jamur juga akan menimbulkan bau apek hingga bisa mempengaruhi kesehatan penghuni.
Namun, kamu tak perlu begitu khawatir karena banyak cara untuk mencegah pertumbuhan jamur di kamar mandi.
Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan:
Baca juga: Coba Bahan Dapur Ini untuk Hilangkan Jamur di Kamar Mandi
1. Cegah kelembaban berlebih
Cuaca Indonesia akhir-akhir ini yang kadang panas, kadang hujan, membuat kelembaban di dalam rumah naik.
Ini dapat membercepat tumbuhnya jamur di kamar mandi.
Ditambah, jika kamu suka atau memiliki kebiasaan mandi dengan air panas.
Pastikan untuk selalu membuka pintu dan jendela kamar mandi saat sedang tidak digunakan.
Jangan lupa juga untuk menyalakan exhaust fan jika memilikinya.
Atau, belilah alat penyerap kelembaban yang banyak dijual di sepermarket.
2. Cek kebocoran
Pastikan untuk memperbaiki kebocoran di area kamar mandi.
Letak kamar mandi yang berada di luar ruangan, dapat membuatnya mudah terkena panas dan hujan yang akan meningkatkan kelembaban di dinding dan langit-langit.
Periksa juga bagian dalam dan di bawah wastafel atau bak mandi dari rembesan air.
Jika ada bagian yang rembes, gunakan nat untuk mengisi garis ubin yang masih kosong.
Hal ini juga dapat mencegah naiknya kelembaban dalam kamar mandi yang menyebabkan tumbuhnya jamur.
3. Bersihkan area kamar mandi secara teratur
Keset kamar mandi, gorden, pelapis, dan handuk merupakan barang-barang yang cepat menyerap kelembaban.
Jadi penting untuk mencuci dan mengeringkannya secara teratur meski dalam kondisi cuaca tidak menentu.
Seringlah mengganti shower pouf dan pastikan untuk menggantungnya setelah digunakan, sehingga tak menimbulkan genangan air di bawahnya.
Bersihkan juga keranjang tempat handuk kotor.
4. Pilihlah sabun cair daripada batang
Sebaiknya, beralih ke sabun cair daripada sabun batangan karena air cenderung berkumpul di bawah sabun batangan dan menjadi area ideal untuk jamur tumbuh.
Tapi jika kamu lebih menyukai sabun batangan, pertimbangkan untuk membeli tempat sabun yang berlubang di bawahnya atau gunakan rak.
5. Pasang Dehumidifier
Meski kamu harus mengeluarkan dana lebih, menggunakan Dehumidifier adalah cara terinstan untuk mengurangi kelembaban dalam kamar mandi.
Dehumidifier dapat mengurangi kelembaban faktor apapun, termasuk cuaca.
Tempatkan alat ini di atas kabinet dalam atau dekat kamar mandi untuk menyedot kelembaban berlebih dari udara.(*)